MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, secara resmi melepas keberangkatan dua pelajar yang akan mewakili Sultra dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka Nasional 2025. Pelepasan berlangsung di Bandara Halu Oleo Kendari, Jumat (11/7). Pada kesempatan Gubernur menyerahkan bantuan uang saku Rp7,5 juta kepada masing-masing perwakilan.
Dua pelajar tersebut adalah Muhammad Faiq Alimuddin dari Kota Kendari dan Waode Alika Zea Chanidya dari Kabupaten Muna Barat. Mereka dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 14 Juli 2025 untuk bergabung bersama perwakilan Paskibraka dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan harapan agar keduanya dapat menjalankan tugas dengan baik sebagai duta daerah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan kebanggaan terhadap daerah asal.
“Semoga sukses di sana, pulang dalam keadaan sehat dan membawa kebanggaan untuk Sultra,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sebagai wakil daerah, keduanya harus menjaga sikap dan tutur kata selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional.
“Karena mereka akan bertemu teman-teman dari berbagai provinsi, jadi harus selalu bersikap sopan dan santun. Mereka adalah cermin Sultra,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Sultra, Andrian, menjelaskan bahwa Faiq dan Alika terpilih setelah melalui proses seleksi ketat di tingkat provinsi. Dari tiga pasang calon yang dikirim ke pusat, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai wakil Sultra di ajang nasional tersebut.
Menurut Andrian, selain pelatihan fisik dan mental, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika dan nama baik daerah.
“Kami mohon doa dari masyarakat Sultra agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dan mengharumkan nama daerah,” jelasnya.
Ia juga berharap keduanya bisa meraih posisi bergengsi selama bertugas di Jakarta, seperti menjadi pembawa baki atau penggerek bendera pada upacara 17 Agustus di Istana Negara. (FA)












