BerandaDaerah

Pemancing Tenggelam di Perairan Bungkutoko, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Besok

×

Pemancing Tenggelam di Perairan Bungkutoko, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Besok

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan tenggelam di perairan Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR) tersebut dilaksanakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/BASARNAS) Kendari pada Jumat (9/1/2026).

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan korban diketahui bernama Ardiansyah (22), warga Desa Anggokoti, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan.

“Tim Rescue KPP Kendari tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.18 Wita dan langsung melakukan penyisiran serta penyelaman di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP), termasuk menyisir pesisir pantai,” ujar Amiruddin dalam keterangannya.

Namun hingga pukul 17.30 Wita, upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil. Operasi SAR pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (10/1/2026) pukul 06.30 Wita.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 2 km/jam yang bertiup dari arah utara.

Amiruddin menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 08.50 Wita. Saat itu korban sedang memancing, namun kail pancingnya tersangkut. Korban berusaha melepaskan kail tersebut, namun diduga kuat arus di lokasi cukup kuat sehingga korban terseret dan akhirnya tenggelam.

Dalam operasi SAR tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Staf Operasi dan Rescuer KPP Kendari, Polair Polda Sultra, Tagana Kota Kendari, Kartana, RAPI, IEA Sultra, UKM SAR Universitas Halu Oleo, aparat Kelurahan Bungkutoko, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, ambulans, rubber boat, Rigid Inflatable Boat (RIB), alat selam, peralatan SAR medis dan evakuasi, perangkat komunikasi, serta peralatan keselamatan pendukung lainnya.

Pihak BASARNAS Kendari mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, khususnya di area dengan arus yang cukup kuat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!