Pemprov Sultra Gagas Ambulans Laut, Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan

dr. Andi Edy Surahmat, M.Kes. (FOTO: FAYSAL/MS)
dr. Andi Edy Surahmat, M.Kes. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka menggagas program ambulans laut sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, M.Kes, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam perencanaan anggaran sektor kesehatan tahun ini. Fokus utamanya adalah memperbaiki sistem rujukan pasien, terutama dari daerah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi medis.

“Selama beberapa tahun terakhir, persoalan rujukan pasien dari wilayah kepulauan memang menjadi tantangan. Banyak daerah yang tidak dapat dijangkau ambulans darat, sehingga masyarakat terpaksa menggunakan kapal kecil yang kurang memadai dan berisiko terhadap keselamatan pasien,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2026).

Sebagai solusi, Pemprov Sultra merencanakan pengadaan ambulans laut yang diharapkan dapat menunjang proses evakuasi dan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Untuk tahap awal, pemerintah menargetkan pengadaan dua unit ambulans laut pada tahun ini. Saat ini, proses pengadaan masih berlangsung dan tengah melalui tahapan review oleh inspektorat serta bagian hukum guna memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.

“Insyaallah tahun ini kita upayakan dua unit ambulans laut. Prosesnya masih berjalan karena harus mengikuti aturan, termasuk review dari inspektorat dan bidang hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan program ini diharapkan dapat diperluas hingga menjangkau kabupaten dan kota di wilayah kepulauan. Dengan demikian, setiap daerah kepulauan nantinya memiliki akses layanan ambulans laut secara mandiri.

Untuk sementara, operasional ambulans laut akan berada di bawah tanggung jawab pemerintah provinsi. Sementara terkait penempatan unit, pihak Dinkes Sultra akan berkoordinasi lebih lanjut dengan gubernur guna menentukan lokasi yang paling membutuhkan.

“Untuk tahap awal, operasional akan ditangani oleh provinsi. Penempatannya nanti akan disesuaikan berdasarkan arahan gubernur, agar benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Program ambulans laut ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan serta menjamin keselamatan pasien di wilayah kepulauan Sulawesi Tenggara. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!