Beranda

BMKG : Seluruh Masyarakat Sultra Diharapkan Terus Waspada Dampak Perubahan Iklim

×

BMKG : Seluruh Masyarakat Sultra Diharapkan Terus Waspada Dampak Perubahan Iklim

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengharapkan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim. Hal itu, disampaikan berdasarkan monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sultra update 20 juni 2024.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Klimatologi Sultra, Kuntinah STr Met mengatakan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan Sultra update 20 Juni 2024 menunjukkan sebagian wilayah Sultra mengalami hari tanpa hujan kategori sangat pendek 1-5 hari hingga menengah 10-20 hari.

“Wilayah yang mengalami hari tanpa hujan kategori menengah 10-20 hari yaitu di kecamatan Batauga, Sampolawa, Kadatua dan Siompu Kabupaten Buton Selatan, Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah, Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton, Kecamatan Laeya, Tinanggea dan Lainea Kabupaten Konawe Selatan, serta Kecamatan Kabawo, Parigi dan Kontunaga Kabupaten Muna,” kata Kuntinah, Kamis (20/6).

Dikatakan, analisis curah hujan dasarian pada pertengahan Juni 2024 menunjukkan sebagian besar wilayah Sultra mengalami curah hujan pada kisaran kategori rendah 0-50 mm/dasarian hingga menengah 51-100 mm/dasarian. Beberapa wilayah mengalami curah hujan kategori menengah 51-100 mm/dasarian antara lain sebagian wilayah Kabupaten Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka dan Kolaka Timur.

“Pada akhir Juni 2024, umumnya wilayah sulawesi tenggara berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori rendah ≤50 mm/dasarian. Sementara itu, wilayah Kolaka Utara, sebagian Kolaka dan Kolaka Timur diprakirakan berpeluang mengalami curah hujan kategori menegah 51-150 mm/dasarian,” jelasnya.

Secara umum, pada akhir Juni hingga akhir Juli 2024 sebagian besar wilayah Sultra diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori rendah 11-50 mm/dasarian hingga menengah 51-150 mm/dasarian. Pada akhir Juni 2024 sebagian wilayah Bombana dan Buton Tengah diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah 11-20 mm/dasarian.

Kemudian, pada awal Juli 2024, sebagian besar wilayan Sultra mengalami peningkatan curah hujan dan pada dasarian selanjutnya mengalami penurunan curah hujan terutama di wilayah Sultra bagian selatan.

“Seluruh masyarakat sulawesi tenggara (Sultra) diharapkan terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar kita. Pastikan update informasi cuaca/iklim yang anda dapatkan dari sumber terpercaya di akun-akun resmi BMKG,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!