Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Dispora Sultra Kolaborasi Bersihkan Kawasan Eks MTQ Kendari

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah mengambil langkah serius dalam memulihkan keindahan kawasan Eks MTQ Kota Kendari. Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra berkolaborasi dengan Dinas Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Sultra, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra, untuk menyegarkan kembali kawasan tugu religi Sultra. Bahkan dalam waktu dekat, Dinas SDA dan Bina Marga akan memoles jalan rusak yang ada disekitar tugu religi tersebut.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan bahwa tahun ini mereka berencana melakukan peningkatan pada area joging yang aspalnya mulai mengalami kerusakan. Rencananya, mereka akan melapisi kembali aspal di sekitar kawasan MTQ dengan panjang sekitar 425 meter.

“Pekerjaan ini akan memperindah kawasan dan mengatasi masalah lubang-lubang di jalan. Area joging yang rusak akan kita benahi agar kembali optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Pahri, Jumat (2/1).

Dalam tahap awal, Bina Marga, Dinas Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Sultra, serta Dispora Sultra berkolaborasi untuk membersihkan kawasan tersebut dan mengembalikan fungsinya. Meskipun tidak ada anggaran khusus tahun ini, Pahri menyatakan bahwa melalui anggaran pemeliharaan rutin, mereka akan melanjutkan usaha mempercantik kawasan jalan di sekitar tugu persatuan.

“Kami berharap bahwa pembenahan ini tidak hanya memberikan tampilan yang lebih baik tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan manfaat bagi masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut,”harapnya.

Saat ini, Instansinya bersama Dinas Cipta Karya dan Dinas Pemuda dan Olahraga secara rutin melakukan pembersihan kawasan MTQ. “Dalam menata kembali kawasan MTQ kami telah menyediaakan tiga truk pengangkut barang untuk keperluan bersih-bersih area tersebut,”ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, mengaku, pembersihan kawasan MTQ saat ini dilakukan sesuai perintah langsung dari Penjabat (Pj) Gubernur Sultra.

“Kami dari Cipta Karya, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Bina Marga bersama-sama membersihkan lokasi MTQ ini mulai Rabu, 31 Januari hingga beberapa hari kedepan sampai tertata baik,” kata Efendi.

Pembersihan melibatkan sekitar 300 staf yang bekerja secara intensif di kawasan MTQ. Efendi menegaskan bahwa kedepan, pihaknya akan melaksanakan pembersihan rutin dengan anggaran pemeliharaan yang telah disiapkan.

“Kami sudah mengusulkan adanya struktur baru di MTQ, yaitu satu seksi khusus untuk pemeliharaan kawasan ini, sebagaimana yang sudah ada di Dinas Sosial untuk pemeliharaan taman makam pahlawan,” bebernya.

Lebih lanjut, Efendi menjelaskan bahwa pembersihan rutin akan dilakukan oleh petugas yang dibiayai secara harian. Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan kawasan MTQ, seperti untuk kegiatan olahraga dan rekreasi, agar menjaga kebersihan.

“Kami akan menempatkan dua atau tiga bak kontener untuk menampung sampah-sampah di MTQ, dan dua atau tiga orang petugas akan membersihkan wilayah ini secara berkala. Apalagi, anggaran pemeliharaan kawasan sudah kami usulkan. Semeoga kedepan kawasan ini bisa terus tertata,” harapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!