MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) kembali menggelar job fair melalui Program SAMUDRA (Semua Mudah Dapat Kerja).
Kegiatan yang berlangsung pada 24-26 April 2026 ini bertujuan mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sultra, LM Ali Haswandy, mengungkapkan bahwa job fair kali ini diikuti oleh 44 perusahaan dengan total 1.717 lowongan pekerjaan yang tersedia.
“Pelaksanaan job fair ini dirangkaikan dengan HUT Sultra ke-62 sekaligus sebagai upaya mengaktualisasikan program Bapak Gubernur melalui Program SAMUDRA, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pekerjaan,” ujar Ali Haswandy saat diwawancarai awak media, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, selain membuka peluang kerja di dalam negeri, pihaknya juga menyediakan informasi dan fasilitasi bagi pencari kerja yang berminat bekerja ke luar negeri secara resmi dan sesuai prosedur.
“Kami bekerja sama untuk menghadirkan informasi peluang kerja luar negeri yang legal, sehingga para pencari kerja mendapatkan perlindungan dan ditempatkan di perusahaan yang sesuai aturan,” jelasnya.
Tak hanya itu, pada job fair kali ini juga dibuka peluang program pemagangan ke Jepang yang difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Program tersebut menjadi bagian dari pelatihan kerja yang akan melalui proses seleksi ketat.
“Untuk pemagangan ke Jepang, peserta akan diseleksi oleh Kementerian Ketenagakerjaan bersama pihak Jepang. Kuota masih menunggu, namun sebelumnya sekitar 350 orang,” ungkapnya.
Ali Haswandy menambahkan, sektor pertambangan dan industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar kebutuhan tenaga kerja dalam job fair tersebut.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik perusahaan maupun pencari kerja.
“Kami berharap para pencari kerja bisa mendapatkan pekerjaan sesuai keahlian dan minatnya, sementara perusahaan memperoleh tenaga kerja yang mampu meningkatkan produktivitas,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan dalam job fair ini tidak dipungut biaya.
“Semua proses ini gratis, termasuk program pemagangan. Kami mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan meminta biaya,” tegasnya. (sal)












