;
Daerah  

Peringati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI, Gubernur ASR Tekankan Amanah dan Integritas Penegakan Hukum

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menekankan pentingnya amanah, moral, dan integritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Pengajian Akbar dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Masjid Agung Al-Kautsar Kendari, Sabtu malam (29/8/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur ASR mengatakan peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan aparat penegak hukum yang tidak hanya profesional dan memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, akhlak, dan integritas.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara adil, transparan, dan konsisten agar kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum terus terjaga,” ujarnya.

Gubernur ASR mengingatkan bahwa tugas penegakan hukum merupakan amanah sekaligus tanggung jawab moral yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Karena itu, ia berharap tausiyah yang disampaikan Ustaz Dr. KH. Das’ad Latif dapat memberikan pencerahan, menambah ilmu dan keimanan, serta menjadi pengingat bagi seluruh pihak dalam menjalankan amanah pengabdian.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sultra, saya menyampaikan selamat memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Kejaksaan RI semakin profesional, berintegritas, dipercaya masyarakat, dan semakin kuat dalam menegakkan supremasi hukum yang menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat,” kata Gubernur.

Gubernur ASR juga mengapresiasi peran Kejaksaan di Sultra sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, mengatakan Pengajian Akbar dan Doa Bersama tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia yang diperingati pada 2 September 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Kejaksaan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat Sultra.

Selain sebagai sarana memperkuat nilai keagamaan, Pengajian Akbar juga menjadi wadah untuk menggalang zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung program Gerakan Gotong Royong Rumah Bedah yang dilaksanakan bersama TMA, BAZNAS, dan REI Sultra.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak, sekaligus menumbuhkan kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial.

Kajati menambahkan, kegiatan Pengajian Akbar juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mempererat silaturahmi, serta meneguhkan nilai kejujuran, amanah, dan keadilan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

“Bagi kami di lingkungan Kejaksaan, nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga integritas dan melaksanakan penegakan hukum yang berkeadilan serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengajian Akbar kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Dr. KH. Das’ad Latif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Anggota Komisi XIII DPR RI, Ketua DPRD Sultra, Forkopimda Sultra beserta jajaran, para bupati dan wali kota se-Sultra, para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, pimpinan instansi vertikal dan BUMN, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Ketua MUI Sultra, Ketua BAZNAS Sultra, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;