Jelang Ramadan, Pj Gubernur Sultra Sidak Pasar dan Cek Ketersediaan Bahan Pokok

Menjelang bulan suci Ramadan, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, bersama TPID dan Forkopimda tingkat I, saat melakukan Sidak di beberapa lokasi di Kota Kendari, Kamis (13/2).
Menjelang bulan suci Ramadan, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, bersama TPID dan Forkopimda tingkat I, saat melakukan Sidak di beberapa lokasi di Kota Kendari, Kamis (13/2).

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menjelang bulan suci Ramadan, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat I, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa lokasi di Kota Kendari, Kamis (13/2). Kegiatan tersebut meliputi pasar korem, gudang Bulog, gudang minyak, dan Indogrosir untuk memantau ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan bahwa stok bahan pokok, terutama beras, dalam kondisi aman. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, stok beras di Sultra saat ini mencapai 17.270.000 ton dan diperkirakan akan mencukupi kebutuhan hingga lima bulan ke depan.

Andap juga menyebutkan bahwa panen raya yang akan datang diprediksi akan menambah pasokan beras sebanyak 17.000 ton. Selain beras, stok gula dan minyak goreng juga tercatat mencukupi hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Stok pangan lainnya seperti gula dan minyak goreng juga terpantau cukup. Kami berharap dengan adanya stok yang aman, harga-harga tetap stabil dan tidak ada spekulasi harga menjelang Ramadan,” ujar Andap.

Sementara itu, Sitti Mardati Saing, perwakilan dari Bulog, menambahkan bahwa target penyerapannya untuk bulan Februari mencapai 17.000 ton beras. Dengan tambahan panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Maret dan April, pihaknya yakin dapat memenuhi target penyediaan beras hingga 47.000 ton pada bulan April mendatang.

Sitti juga menyampaikan bahwa harga gabah kering panen di tingkat petani saat ini tercatat sebesar Rp6.500 per kilogram, yang menunjukkan adanya peningkatan harga dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, harga gabah meningkat dan banyak petani yang merasa diuntungkan. Kami juga telah bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mengawal distribusi dan penggilingan beras,” jelasnya.

Pj Gubernur Sultra menekankan pentingnya bijak dalam berbelanja bahan pokok selama Ramadan agar harga tetap terkendali. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak dalam spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen.

“Dengan kondisi yang terkendali, diharapkan kebutuhan bahan pokok di Sultra dapat tetap tercukupi, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang,” harap Pj Gubernur. (**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!