MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,7 mengguncang wilayah barat daya Bondoala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu pagi, 24 Mei 2025, pukul 05.35 WITA.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin ST MGeo, menyampaikan bahwa gempa ini berada pada koordinat 3,90 LS dan 122,47 BT, atau sekitar 1 kilometer barat daya Bondoala, dengan kedalaman 8 kilometer.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas sesar aktif di sekitar wilayah tersebut.
“Guncangan gempa dirasakan cukup nyata di beberapa wilayah, seperti Kendari, Konawe Selatan, dan Konawe, dengan intensitas III MMI. Artinya, getaran dirasakan jelas di dalam rumah, dan terasa seperti ada truk besar yang melintas. Hingga kini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat kejadian ini,” kata Rudin, Sabtu (24/5).
BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 05.50 WITA belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diingatkan untuk menjauhi bangunan yang retak atau rusak serta memeriksa kembali kelayakan struktur rumah sebelum kembali masuk.
“Informasi resmi mengenai gempa bumi hanya disampaikan oleh BMKG melalui kanal resmi seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG,” ungkapnya. (**)












