MEDIATAMASULTRA.COM, KONAWE SELATAN – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang digelar oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari untuk mencari korban yang diterkam buaya di Sungai Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) kembali dilanjutkan pada pagi ini.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa operasi SAR dimulai pada pukul 07.00 Wita setelah semalam ditutup pada pukul 22.40 Wita.
“Hari ini, operasi pencarian dilakukan dengan membagi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran di aliran sungai sepanjang 5 kilometer dari lokasi kejadian (LKP) menggunakan rubberboat BASARNAS dan perahu milik masyarakat. Penyisiran dilakukan dengan formasi linier atau zig-zag untuk memastikan seluruh aliran sungai tercover, termasuk titik-titik yang dicurigai kemungkinan terdapat korban,” kata Amiruddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/4).
Sementara tim kedua, di sisi lain, melakukan penyisiran di pinggiran sungai sejauh 5 kilometer dari titik awal mengarah ke muara dan melaporkan setiap titik temuan atau perubahan kondisi dengan segera.
Amiruddin menambahkan bahwa kondisi cuaca hari ini berawan. Sementara korban yang diterkam buaya diketahui bernama Sara, seorang pria berusia 49 tahun, warga Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Staf Ops KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe Selatan, Damkar Konawe Selatan, Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Manggala Agni Daops Sultra III, Polsek Tinanggea, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
Alat utama yang digunakan dalam operasi ini termasuk rescue car, rubber boat, perahu masyarakat, drone thermal, Aquaeye, peralatan medis Palsar, peralatan evakuasi Palsar, peralatan komunikasi, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya.
“Kronologi kejadian bermula pada tanggal 6 April 2025, sekitar pukul 11.00 Wita, saat korban bersama istrinya pergi mencari pokea di Sungai Roraya. Sekitar pukul 13.00 Wita, korban diterkam oleh buaya. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar, namun hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” ungkapnnya.
Operasi SAR akan terus berlanjut hingga korban ditemukan. Pihak BASARNAS menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga keselamatan saat berada di sekitar perairan. (**)












