Daerah

BPBD Kendari Rilis Data Banjir, 657 KK dan 2.985 Jiwa Terdampak

×

BPBD Kendari Rilis Data Banjir, 657 KK dan 2.985 Jiwa Terdampak

Sebarkan artikel ini
Poses evakuasi warga terdampak banjir di Kota Kendari. (Dok. Istimewa)
Poses evakuasi warga terdampak banjir di Kota Kendari. (Dok. Istimewa)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari merilis update wilayah terdampak banjir di Kota Kendari per 9-10 Mei 2026 hingga pukul 21.00 WITA. Berdasarkan data sementara, sebanyak 657 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.985 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari. Data tersebut dihimpun berdasarkan pantauan langsung BPBD Kota Kendari serta laporan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta perkembangan debit air di sejumlah titik banjir.

Adapun wilayah yang terdampak banjir berdasarkan pantauan BPBD Kota Kendari dan laporan warga meliputi kawasan bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo, Transito/Tunggala Kelurahan Wua-Wua, BTN Findayani Polres, Jalan Terong Anduonohu, Jalan Durian Anduonohu, bundaran pesawat dekat SPBU Ade, perumahan dekat Kantor Lurah Lepo-Lepo, Lorong Bangau Anduonohu, Jalan Malengkeri depan Kantor BPN Kota Kendari, Jalan Veteran Kelurahan Wowanggu, kawasan Hidayatullah Kelurahan Kambu, sekitar Toko HBM Anduonohu, Jalan Kelapa Anduonohu, kawasan Poltekkes, hingga Kelurahan Tobimeita.

“Data sementara yang kami himpun terkait kejadian banjir hari ini berdasarkan data lapangan dan informasi dari kelurahan. Perkembangannya akan kembali kami update besok,” ujar Cornelius, Minggu (10/5/2026) malam.

Ia menambahkan, beberapa titik banjir mulai berangsur surut, di antaranya di kawasan Tunggala, Kelurahan Anduonohu, serta sekitar bundaran tank.

BPBD Kota Kendari masih terus melakukan pemantauan hingga besok guna memastikan kondisi tetap terkendali dan berharap intensitas hujan terus menurun.

“Kita memantau sampai besok, semoga situasi membaik dan hujan sudah berangsur surut. Semoga Kota Kendari dijauhkan dari segala musibah bencana yang lebih besar,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!