MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dua Polisi Wanita (Polwan) asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H., terpilih untuk menjalankan tugas kemanusiaan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.
Keduanya merupakan bagian dari personel Polda Sultra yang berhasil lolos dalam seleksi kontingen Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA. Keberangkatan tersebut menjadi kebanggaan bagi Polda Sultra sekaligus membawa nama Sulawesi Tenggara dan Indonesia dalam misi perdamaian internasional.
Dalam menjalankan misi tersebut, para personel diperkirakan akan bertugas selama 12 hingga 14 bulan di Republik Afrika Tengah, tepatnya di Bangui yang menjadi wilayah penugasan PBB.
Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., mengatakan para personel yang terpilih akan ditempatkan di Bangui dalam menjalankan tugas misi PBB.
“Para personel akan dikirim ke Afrika Tengah, tepatnya di Bangui yang merupakan daerah tugas PBB,” ungkapnya saat prosesi pembaretan yang digelar di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).
Pada seleksi tahun ini, sebanyak sembilan personel dari Polda Sultra berhasil terpilih menjadi bagian dari kontingen FPU 8 MINUSCA. Mereka terdiri atas tujuh polisi laki-laki dan dua polisi wanita.
Bagi Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, penugasan tersebut menjadi pencapaian tersendiri. Ia tercatat sebagai salah satu lulusan Polwan terbaik setelah melewati rangkaian seleksi mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat, termasuk Latihan Pra Tugas (Latpragas) selama enam bulan.
Dwi Nurrohmah mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih tidak terlepas dari latihan dan kerja keras, serta doa dan dukungan keluarga, khususnya suami dan orang tua.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Wakapolda atas dukungannya sehingga kami bisa mengharumkan nama Sulawesi Tenggara, khususnya Polda Sultra,” ungkap Brigpol Dwi Nurrohmah, anggota Polri angkatan 439 tersebut.
Keikutsertaan dua Polwan Polda Sultra dalam misi perdamaian PBB ini menjadi bagian dari pengabdian personel Polri di tingkat internasional. Mereka diharapkan dapat menjalankan tugas dengan membawa semangat profesionalisme, pengabdian dan nilai-nilai kemanusiaan Indonesia.
Dua Polwan Polda Sultra tersebut kini membawa misi pengabdian dari Bumi Anoa untuk kemanusiaan dunia. (red)












