Jalan Alangga-Tinanggea Hampir Rampung, Janji Gubernur Sultra Terwujud

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Pahri saat meninjau pengerjaan ruas jalan Alangga–Tinanggea di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). 
Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Pahri saat meninjau pengerjaan ruas jalan Alangga–Tinanggea di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). 

MEDIATAMASULTRA.COM, KONAWE SELATAN – Proyek pembangunan ruas jalan Alangga–Tinanggea di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) hampir rampung. Jalan sepanjang 2,3 kilometer dengan lebar 4,5 meter ini menghubungkan Desa Lalonggasu dan Desa Lalowatu di Kecamatan Tinanggea, dan dikerjakan menggunakan anggaran sekitar Rp 5,8 miliar.

Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu janji politik Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam mewujudkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyebutkan bahwa ruas ini sangat strategis karena menjadi jalur utama yang menghubungkan kawasan perkantoran, pendidikan, pertanian, hingga fasilitas kesehatan di wilayah Tinanggea.

“Ini salah satu ruas utama di Konsel, jalur padat yang menghubungkan sampai ke perkantoran. Makanya Bapak Gubernur memerintahkan segera diperbaiki agar masyarakat bisa menikmati akses jalan yang layak,” ujar Pahri, Senin (15/9/2025).

Saat ini, progres pembangunan telah mencapai lebih dari 90 persen, dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

“Kalau dihitung bobot pekerjaan, tinggal sekitar 10 persen di bagian pengaspalan. Tadi kontraktor janji dalam dua hari ini selesai. Jadi, Insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa 100 persen rampung,” jelas Pahri.

Peran Warga Penting untuk Menjaga Jalan

Pahri juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas jalan agar dapat bertahan lama.

“Kalau jalan ini mau awet, masyarakat juga harus membantu merawat. Jangan dilalui kendaraan overload. Batas maksimalnya 8 ton. Kalau dipaksakan lebih dari itu, kerusakannya akan cepat. Mari kita sama-sama jaga supaya jalan ini bisa lama digunakan,” imbaunya.

Pahri mengungkapkan bahwa jalan Alangga-Tinanggea terakhir diperbaiki sekitar tahun 2010–2015, sehingga sudah lebih dari 15 tahun tidak tersentuh perbaikan berarti.

“Karena itu, perhatian dari Bapak Gubernur Andi Sumangerukka untuk segera membangun jalan ini tentu menjadi kabar baik yang sangat dinanti warga,” katanya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menyelesaikan keluhan masyarakat yang sudah lama disuarakan, tetapi juga menjadi bukti nyata janji politik gubernur yang direalisasikan lewat aksi konkret.

“Keluhan warga yang sudah lama akhirnya bisa dijawab. Ini bentuk perhatian dan janji politik Bapak Gubernur yang diwujudkan lewat pekerjaan nyata. Masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” tambah Pahri.

Dengan rampungnya proyek ini, pemerintah berharap dapat memperlancar aktivitas ekonomi, meningkatkan akses pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Konawe Selatan.

“Kalau jalan sudah mulus, otomatis akses pertanian, pendidikan, dan kesehatan akan lebih lancar. Ini juga bagian dari upaya pemerintah menghadirkan keadilan pembangunan, khususnya di wilayah Konsel,” tutupnya. (sal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!