BerandaDaerah

Jelang STQH Nasional 2025, Kawasan Eks MTQ Kendari Dipercantik dengan Aspal Buton

×

Jelang STQH Nasional 2025, Kawasan Eks MTQ Kendari Dipercantik dengan Aspal Buton

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak saat meninjau kawasan Eks MTQ Kendari venue utama pelaksanaan STQH Nasional.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak saat meninjau kawasan Eks MTQ Kendari venue utama pelaksanaan STQH Nasional.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menjelang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 yang akan digelar di Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari infrastruktur hingga keindahan lingkungan di lokasi utama acara.

Salah satu langkah inovatif yang dilakukan adalah pemanfaatan Asbuton (Aspal Buton) dalam proses penataan dan pengaspalan kawasan utama pelaksanaan STQH Nasional di Eks MTQ Kendari.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, turun langsung meninjau lokasi tersebut pada Minggu (5/10/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa penggunaan Asbuton merupakan bentuk nyata pemberdayaan potensi sumber daya lokal.

“Kita ingin memanfaatkan potensi yang ada di wilayah kita, salah satunya Aspal Buton. Di sini kita uji coba dulu, di kawasan MTQ. Aspal yang digunakan 100 persen aspal buton tanpa campuran, dan hasilnya bagus. Kalau ini berhasil, kita akan terapkan di seluruh jalan di Sulawesi Tenggara,” ujar Gubernur.

Menurutnya, keberhasilan uji coba pengaspalan dengan aspal buton di kawasan STQH akan menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan keunggulan produk lokal ke tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, menjelaskan bahwa pengaspalan area utama STQH menggunakan 1.800 ton aspal buton dengan total luas mencapai 9.000 meter persegi.

“Seluruh aspal yang digunakan 100 persen aspal buton, dicampur dengan agregat seperti pasir, kerikil, batu pecah, dan abu batu. Saat ini pengerjaannya terus dikebut dan ditargetkan rampung sebelum 8 Oktober agar area steril dari kendaraan dan siap digunakan,” ungkap Efendi.

Ia menambahkan, Gubernur juga telah menginstruksikan agar tidak ada kendaraan yang melintas di area yang sudah diaspal, demi menjaga kualitas permukaan jalan menjelang pembukaan STQH.

Selain pengaspalan, Pemprov Sultra juga tengah memoles berbagai sektor pendukung lainnya, seperti penataan taman, pencahayaan, jalur pedestrian, dan area parkir, untuk memberikan kenyamanan bagi peserta dan pengunjung dari seluruh Indonesia.

Ajang STQH Nasional 2025 di Kendari diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar tahun ini, yang akan dihadiri kafilah dari seluruh provinsi di Tanah Air.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum syiar Al-Qur’an dan Hadis, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi daerah, termasuk aspal buton sebagai warisan sumber daya alam khas Pulau Buton.

“STQH ini bukan hanya tentang lomba keagamaan, tapi juga tentang kebanggaan daerah. Kita ingin dunia melihat bahwa Sultra siap, mandiri, dan punya inovasi lewat aspal buton,” tutup Gubernur Andi Sumangerukka. (sal)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!