Beranda

Kanker di Sultra, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Minta Kabupaten Kota Lakukan Percepatan Tanam

×

Kanker di Sultra, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Minta Kabupaten Kota Lakukan Percepatan Tanam

Sebarkan artikel ini
Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi didampingi Kepala Distanak Sultra La Ode Muh. Rusdin Jaya saat menggelar rapat koordinasi melalui zoom meeting bertempat di aula Distanak Sultra Sultra yang turut di hadiri dinas pertanian kabupaten kota di Sultra secara virtual.
Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi didampingi Kepala Distanak Sultra La Ode Muh. Rusdin Jaya saat menggelar rapat koordinasi melalui zoom meeting bertempat di aula Distanak Sultra Sultra yang turut di hadiri dinas pertanian kabupaten kota di Sultra secara virtual.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI), Suwandi melakukan kunjungan kerja (kunker) di Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam kunjungan ini ia meminta kepada seluruh kabupaten kota di Sultra untuk melakukan percepatan tanam.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi melalui zoom meeting bertempat di aula Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Sabtu (8/6) yang dihadiri secara virtual dinas pertanian kabupaten kota di Sultra.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Suwandi mengatakan, di Sultra luas lahan baku sawah sekitar 82 ribu hektare (ha), sesuai arahan menteri pertanian agar dilakukan percepatan tanam.

“Ini sekarang sesuai arahan Bapak Menteri dilakukan percepatan tanam. Jadi yang kita panen bulan lalu supaya ditanam bulan Juni ini dan seterusnya, sehingga jarak panen ke tanam 14 hari,” katanya saat diwawancarai awak media usai menggelar zoom meeting bersama kabupaten kota.

Dikatakan, percepatan tanam tersebut tentunya harus ada upaya-upaya, karena pastinya ada kendala yang dihadapi salah satunya masalah air, alat mesin, benih, masalah pupuk dan lainnya.

Kata dia, untuk target tanam bulan Juni di Sultra berdasarkan data yang dilakukan panen kemarin mengalami kenaikan yang luar biasa. Kata dia, semula percepatan tanam 7.500 ha sementara dalam rakor tersebut menjadi 17.700 ha.

“Khusus di Konawe melakukan percepatan tanam sebanyak 6.000 ha dari sebelumnya 1.500 ha kemudian Kolaka Timur 5.000 ha dan Bombana naik juga. Jadi itu tiga kabupaten yang merencakan percepatan tanam secara signifikan dari hasil panen sebelumnya,” ungkapanya.

Suwandi menambahkan, beberapa kabupaten di Sultra melakukan tanam dengan pola 1278. Kata dia, satu sendiri bulan satu di olah kemudian bulan dua ditanam. Kemudian bulan tujuh di olah lagi selanjutnya bulan delapan ditanami lagi.

“Nah sekarang dilakukan percepatan jangan sampai lebih dari sebulan. Sehingga menyiapkan berbagai kebutuhan yang dibutuhkan untuk mempercepat masa tanam,” terangnya.

“Dan berdasarkan bantuan yang dikirim di Sultra yakni pompa 56 yunit, traktor roda dua 125 yunit, traktor roda empat 29 yunit dan ada lainnya. Tapi ini masih diberi kesempatan lagi untuk tambahan baik itu perluasan areal tanam, pompanisa maupun irigasi perpompaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Distanak Sultra La Ode Muh. Rusdin Jaya menyampaikan, guna mengoptimalkan percepatan tanam pihaknya melalui bidang penyuluhan selalu mengedukasi petani untuk meninggalkan kebiasaan lama dengan pola 1278.

“Karena kita kalau masih menggunakan kebiasaan itu maka produksi kita akan mati. Tercatat data BPS produksi kita menurun di tahun lalu dan tahun ini alhamdulillah sampai bulan Mei produksi kita naik, mudah-mudahan sampai akhir tahun nanti,” ucapnya.

Rusdin bilang, kenaikan produksi tersebut tidak terlepas dari peran penyuluh pertanian yang tersebar di kabupaten kota di Sultra untuk merubah kebiasaan tanam.

“Kemudian kita selalu mengedukasi teman-teman petani di empat setra kita Bombana, Konawe, Konsel dan Kolaka ini melalui pendekatan sekolah lapang yang kita lakukan kurang lebih dua tahun. Dan sekarang kita punya petani milenial di kabupaten kota agar tumbuh wirausaha baru untuk bergelut dibidang pertanian sehingga kami optimistis mencapai target,” tandasnya. (**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!