BerandaDaerah

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

×

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, BUTON – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang lansia yang dilaporkan hilang di kebun Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu Pantai, Kabupaten Buton, dalam kondisi selamat, Rabu (21/1/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan korban ditemukan pada hari kedua pelaksanaan Operasi SAR, sekitar pukul 09.55 Wita. Korban ditemukan sejauh kurang lebih 738 meter ke arah tenggara dari Last Known Position (LKP).

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Lasalimu untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin.

Korban diketahui bernama Wa Sani (68), seorang perempuan warga Desa Wasuamba. Berdasarkan data yang diterima, korban memiliki riwayat kesehatan rabun serta keterbatasan pendengaran.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang di kebun Desa Wasuamba, Lasalimu Pantai, resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Selama proses pencarian, cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi berawan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, aparat Desa Wasuamba, Polsek Lasalimu, Babinsa Lasalimu, Puskesmas Lasalimu, warga setempat, serta keluarga korban. Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, drone thermal, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Diketahui sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026). Sekitar pukul 06.10 Wita, korban pergi ke kebun seperti kebiasaan sehari-hari dan biasanya kembali sekitar pukul 16.30 Wita. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian awal, namun belum membuahkan hasil, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak SAR. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!