Beranda

Pekerjaan Jalan Haluoleo Rampung 100%

×

Pekerjaan Jalan Haluoleo Rampung 100%

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul bersama rombongan saat meninjau langsung pekerjaan jalan Haluoleo.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul bersama rombongan saat meninjau langsung pekerjaan jalan Haluoleo.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan progres pekerjaan Jalan Haluoleo di Kendari saat ini telah mencapai 100%.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan bahwa tahap pengerjaan fisik jalan ini telah selesai dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Baru saja kami melakukan kunjungan lapangan, dan saat ini sudah memasuki tahap serah terima kepada pemerintah. Kondisinya sudah mulus, sehingga kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga jalan ini,” terang Pahri, saat diwawancarai Kamis (7/11).

Lebih lanjut, Pahri menekankan pentingnya peran masyarakat untuk merawat infrastruktur tersebut agar tetap terjaga kualitasnya.

“Misalnya, membersihkan saluran air di sekitar jalan atau membatasi tonase kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas struktur jalan,” ujarnya.

Dikatakan, pengerjaan jalan Haluoleo sendiri berlangsung lebih cepat dari perkiraan, dinilai memiliki kualitas yang baik.

“Dari hasil pengamatan langsung, mutu dan bentuknya sangat bagus, sudah memenuhi standarisasi yang ada. Pihak inspektorat juga telah melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan, Nurdin, menambahkan bahwa proses serah terima tahap pertama sudah dilakukan sejak 27 Oktober, lebih awal dari target. Jalan sepanjang 2,7 kilometer ini juga telah sesuai dengan rencana dan akan dipertimbangkan untuk pengembangan estetika di sisi lainnya.

“Untuk tahun ini, pekerjaan telah tuntas. Kami berharap bisa melanjutkan pengerjaan sisi lainnya di masa mendatang agar lebih estetis, termasuk penambahan bangunan pelengkap seperti median jalan,” jelas Nurdin.

Namun, ia juga menyebutkan bahwa penganggaran untuk pengembangan lanjutan di tahun 2025 kemungkinan belum ada, karena ada prioritas lain yang harus diselesaikan.

“Anggaran proyek ini dialokasikan sekira Rp7,8 miliar, yang mencakup pengerjaan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar jalan 6 meter,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!