BerandaDaerah

Pemprov Sultra Jajaki Kerja Sama dengan JICA

×

Pemprov Sultra Jajaki Kerja Sama dengan JICA

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), lembaga milik Pemerintah Jepang yang bergerak di bidang kerja sama pembangunan internasional.

Sebagai langkah awal, Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, memimpin rapat secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat, (22/6) malam. Rapat tersebut dihadiri oleh para Asisten Sekretariat Daerah (Setda) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra. Pertemuan ini digelar guna membahas persiapan menjelang agenda resmi dengan pihak JICA yang akan berlangsung keesokan harinya.

Dalam arahannya, Ir. Hugua menjelaskan bahwa JICA merupakan lembaga independen yang berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Jepang, namun tidak berada dalam struktur kedutaan. Lembaga ini memiliki fokus utama pada kerja sama pembangunan dengan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

“JICA memiliki tiga fungsi utama, yakni pertama, Loan atau bantuan berbentuk pinjaman lunak dari Pemerintah Jepang kepada negara berkembang; Kedua, Grant atau bantuan hibah murni yang dialokasikan oleh Pemerintah Jepang untuk berbagai program pembangunan; Ketiga, Technical Cooperation yaitu kerja sama teknis dalam bentuk pengiriman tenaga ahli Jepang untuk membantu pelaksanaan program-program pembangunan di negara mitra,” terang Hugua.

Wagub menyampaikan harapannya agar dalam pertemuan bersama JICA nanti, Pemprov Sultra dapat mengusulkan program-program prioritas yang berpotensi mendapatkan dukungan, terutama melalui skema kerja sama teknis.

“Dengan adanya pertemuan malam ini, saya berharap besok bisa menyampaikan pandangan strategis mewakili Pemprov Sultra. Siapa tahu ada program-program pendanaan dari JICA yang bisa kita akses, khususnya melalui kerja sama teknis atau skema ekstensi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ir. Hugua meminta kepada seluruh Kepala OPD teknis untuk memberikan masukan nyata terkait kebutuhan daerah yang belum mampu dipenuhi hanya melalui pembiayaan APBD.

“Jepang, melalui JICA, sangat tertarik bekerja sama di bidang infrastruktur, perhubungan, kesehatan, perencanaan wilayah, dan sektor-sektor lainnya yang menjadi prioritas kita di daerah. Maka dari itu, saya minta OPD teknis benar-benar memetakan kebutuhan yang bisa ditawarkan dalam kerja sama ini,” pungkasnya. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!