MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan secara umum, pada pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2024 sebagian besar wilayah Sultra diprakirakan akan cenderung mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah. Hal ini berdasarkan monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sultra update 10 Oktober 2024.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Klimatologi Sultra, Ayudya Safitri STr mengatakan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan Sultra update 10 Oktober 2024 menunjukkan sebagian besar wilayah Sultra masih mengalami hujan hingga update terakhir.
“Terdapat wilayah yang mengalami hari tanpa hujan dengan kategori menengagah (11-20 hari) yaitu di Kecamatan Lasalimu Selatan (Kabupaten Buton) dan Kecamatan Kabawo (Kabupaten Muna),” kata Ayudya, Kamis (10/10).
Dikatakan, analisis curah hujan dasarian pada awal Oktober 2024 menunjukkan sebagian besar wilayah Sultra di dominasi curah hujan dengan kategori rendah – menengah (0-150 mm/dasarian). Terdapat wilayah yang mengalami curah hujan dengan kategori tinggi (151-200 mm/dasarian) yaitu di sebagian wilayah Konawe.
“Pada Pertengahan Oktober 2024, wilayah sulawesi tenggara diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah (0-150 mm/dasarian),” jelasnya.
Sementara, curah hujan dengan kategori rendah (<=50 mm/dasarian) diprakirakan terjadi di bagian Selatan wilayah Sultra, sedangkan untuk curah hujan dengan kategori menengah (51-150 mm/dasarian) diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur,Konawe, dan Konawe Utara.
“Secara umum, pada Pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2024 sebagian besar wilayah sulawesi tenggara diprakirakan akan cenderung mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm/dasarian) hingga menengah (51-150 mm/dasarian),” ungkapan.
Kemudian, terjadi penurunan curah hujan pada akhir Oktober 2024 dan akan kembali mengalami peningkatan curah hujan pada awal November hingga akhir November 2024
“Seluruh masyarakat sulawesi tenggara diharapkan terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar kita. Pastikan update informasi cuaca/iklim yang anda dapatkan dari sumber terpercaya di akun-akun resmi BMKG,” tutupnya. (**)












