;

Program JAMAAH Gubernur ASR Tuntaskan 13 Ruas Jalan Provinsi di Sultra Sepanjang 2025

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (kanan) dan pengerjaan ruas jalan provinsi (kiri). (Dok. Istimewa)
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (kanan) dan pengerjaan ruas jalan provinsi (kiri). (Dok. Istimewa)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui Program Jalan Mulus Antarwilayah (JAMAAH), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra berhasil menuntaskan pembangunan 13 ruas jalan provinsi sepanjang hampir 40 kilometer selama tahun anggaran 2025.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra dan tersebar di empat wilayah, yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Buton Utara, dan Kolaka Timur. Pembangunan jalan ini menjadi bagian dari program prioritas Gubernur ASR dan Wakil Gubernur Hugua untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, mengungkapkan bahwa secara fisik progres pembangunan jalan provinsi telah mencapai sekitar 98 persen, sementara sisanya masih dalam tahapan administrasi, khususnya uji laboratorium sebagai syarat Provisional Hand Over (PHO).

“Secara kontrak sebenarnya sudah 100 persen, namun kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Jika hasilnya sesuai standar, maka langsung dilakukan PHO. Namun jika ada catatan perbaikan, tentu akan kami perbaiki sesuai ketentuan,” ujar Pahri saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul. (FOTO: FAYSAL/MS)
Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul. (FOTO: FAYSAL/MS)

Ia menjelaskan, dari total 13 ruas jalan yang dikerjakan, 11 ruas telah dinyatakan selesai dan dilakukan PHO, sementara dua ruas lainnya, yakni Polipolia serta Penggaluku–Alangga, masih menunggu hasil uji laboratorium meski marka jalan telah rampung seluruhnya.

“Untuk dua ruas ini, pekerjaan fisik sudah selesai, marka jalan juga sudah lengkap. Sekarang tinggal menunggu hasil uji lab untuk proses PHO,” jelasnya.

Pahri menambahkan, total panjang jalan provinsi yang ditangani sepanjang tahun 2025, termasuk melalui anggaran perubahan, mencapai sekitar 39 kilometer atau hampir 40 kilometer, yang tersebar dalam 13 paket pekerjaan.

“Seluruh pekerjaan ini merupakan bagian dari Program Jalan Mulus Antarwilayah (JAMAAH) yang menjadi prioritas utama Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” tutupnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;