MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Syafira Dhaniarti Az-Zahrah dipercaya menjadi pembawa baki Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada upacara penaikan bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia (RI).
Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Senin (17/8/2026).
Syafira merupakan siswi kelas XI SMAN 4 Baubau. Ia lahir di Baubau pada 1 April 2010 dan merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Arfan Setiawan dan Irawati.
Ayahnya bekerja di Dinas Kesehatan Kota Baubau, sedangkan ibunya berprofesi sebagai guru.
Dalam upacara HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Sultra, Syafira menjadi salah satu dari tiga anggota Paskibraka yang mewakili Kota Baubau.
Sementara itu, pembawa baki cadangan dipercayakan kepada Elliora Nafisa Aufi dari SMAN 1 Kolaka, Kabupaten Kolaka.
Syafira mengaku bangga mendapat kepercayaan untuk membawa baki pada upacara tingkat Provinsi Sultra tersebut.
Terlebih, ia menjadi perwakilan pertama dari SMAN 4 Baubau yang dipercaya menjalankan tugas sebagai pembawa baki pada upacara tingkat provinsi.
“Saya sangat bangga kepada diri saya karena bisa sampai di titik ini,” kata Syafira.
Namun, perjalanan Syafira hingga dipercaya sebagai pembawa baki tidaklah mudah. Sebelumnya, ia berstatus sebagai petugas cadangan pembawa baki dan baru ditetapkan sebagai petugas utama sekitar sepekan sebelum pelaksanaan upacara.
Selama persiapan, Syafira bersama anggota Paskibraka lainnya menjalani latihan intensif selama tiga pekan.
Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah berlatih membawa baki sambil berjalan mengelilingi Kompleks Kantor Gubernur Sultra.
“Proses latihannya juga tidak mudah karena sebelumnya saya sebagai cadangan baki. Seminggu sebelum upacara baru terpilih sebagai pembawa baki,” ujarnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, Syafira bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan pihak sekolah yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama mengikuti proses seleksi hingga akhirnya menjadi anggota Paskibraka Sultra.
“Terima kasih, Bu, atas bimbingan dan arahannya selama ini. Saya juga berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah mengarahkan saya hingga bisa sampai di titik ini,” jelasnya. (red)












