MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana merevitalisasi Gedung Media Center. Rencana ini disampaikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, usai meninjau langsung kondisi gedung tersebut pada Selasa (8/4).
Dalam peninjauan itu, ditemukan sejumlah kerusakan pada bangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp450 juta tersebut, salah satunya pada bagian plafon.
Media Center ini awalnya dibangun untuk menyajikan berbagai data potensi daerah, termasuk program unggulan pemerintah di sektor pariwisata, pertambangan, kelautan, hingga pertanian.
Gedung tersebut diresmikan pada 2018 oleh mantan Gubernur Sultra Ali Mazi bersama Ketua DPRD saat itu, Abdurrahman Saleh.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengatakan saat ini Pemprov tengah melakukan pembenahan terhadap sejumlah aset, terutama yang masih bisa diberdayakan dan memberi manfaat jangka panjang. Salah satu aset yang akan dibenahi adalah Media Center ini, sehingga dapat digunakan kembali secara maksimal.
“Sekarang kita sedang membenahi kedalam, kita melihat aset-aset yang kira-kira bisa kita berdayakan kedepan, salah satunya aset itu media center,” kata Gubernur.
Dikatakan, ide awal pembangunannya sangat bagus, hanya saja pemanfaatannya belum maksimal.
“Nanti kita akan perbaiki dan akhirnya nanti kita manfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menambahkan bahwa selain revitalisasi gedung, Pemprov Sultra juga fokus pada perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Wilayah prioritas antara lain Buton Utara, Konawe Selatan, dan Konawe Kepulauan.
Menurutnya, konektivitas antarwilayah penting agar program daerah selaras dengan program pemerintah provinsi.
“Contohnya, jika kabupaten membangun jalan usaha tani dari kebun ke kecamatan, maka provinsi akan membangun akses dari kecamatan ke pasar atau pelabuhan,” ucapnya.
Pihaknya optimistis pembangunan infrastruktur yang merata akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya yakin, dalam masa kepemimpinan Andi Sumangerukka, wajah Sulawesi Tenggara akan berubah,” pungkasnya. (**)












