Asrama Mahasiswa Sultra di Makassar Akan Dibangun Ulang, Anggaran Capai Rp15 Miliar

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat meninjau secara langsung asrama Mahasiswa Sultra di Makassar yang berlokasi di Jalan Bonto Mene, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini beberapa waktu lalu (Dok.Istimewa)
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat meninjau secara langsung asrama Mahasiswa Sultra di Makassar yang berlokasi di Jalan Bonto Mene, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini beberapa waktu lalu. (Dok.Istimewa)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana membangun kembali Asrama Mahasiswa Sultra yang terletak di Kota Makassar. Rencana ini muncul setelah Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, melakukan peninjauan langsung dan menemukan kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni.

Melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, Pemprov Sultra telah menyiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk mendukung proses pembangunan ulang asrama tersebut.

Asrama yang berlokasi di Jalan Bonto Mene, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, itu dirancang akan memiliki tiga lantai. Kepala Dinas Cipta Karya, Martin Effendi Patulak, menjelaskan bahwa pembangunan kembali dilakukan karena kondisi bangunan lama sangat memprihatinkan.

“Insyaallah anggarannya sudah direalisasikan di APBD Perubahan. Bangunannya akan kita ganti total,” ujar Martin, Selasa (15/7).

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menghadapi persoalan sengketa lahan. Beberapa bagian lahan asrama diketahui sempat diserobot oleh warga sekitar. Martin menyebut proses hukum atas kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan pembongkaran gedung lama dan penimbunan lahan setinggi satu meter agar sejajar dengan badan jalan, sebagai bagian dari persiapan pembangunan struktur baru.

Desain asrama terbaru turut memperhatikan kebutuhan mahasiswa berdasarkan jenjang pendidikan. Lantai satu akan difungsikan sebagai guest house untuk mahasiswa S2 dan S3, yang dinilai sudah mapan secara finansial, sedangkan lantai dua dan tiga akan diperuntukkan sebagai asrama mahasiswa S1.

“Kita sesuaikan dengan kebutuhan. Mahasiswa S2 dan S3 bisa manfaatkan guest house di bawah, yang S1 tetap di asrama atas,” tambah Martin.

Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi mahasiswa Sultra yang menempuh pendidikan di Makassar serta mencerminkan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas penunjang pendidikan yang layak dan modern. (FA)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!