MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Andi Sumangerukka, meresmikan rumah percontohan layak huni dan jamban sehat binaan TP-PKK Sultra di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sabtu (13/6/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya TP-PKK Sultra dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat serta sanitasi yang layak, khususnya bagi keluarga kurang mampu di wilayah pesisir.
Rumah percontohan yang diresmikan merupakan milik pasangan Destri Amalia (26) dan Syaifullah Aresky (30) yang sehari-hari bekerja serabutan. Rumah berukuran 6 x 7 meter itu dibangun melalui bantuan swadaya TP-PKK Sultra.
Selain meresmikan rumah layak huni, Arinta juga menyerahkan bantuan sembako kepada 100 kepala keluarga (KK) di Desa Bokori serta meninjau langsung pembangunan jamban sehat bagi sejumlah warga penerima bantuan.
Arinta Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa pembangunan rumah percontohan tersebut bertujuan menjadi model bagi program serupa yang akan dikembangkan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
“Saya membuat contoh terlebih dahulu agar kita mengetahui kebutuhan anggaran, bentuk rumah yang sesuai, serta fasilitas yang diperlukan sehingga memenuhi standar rumah sehat. Setelah ada contoh ini, Insya Allah saya ingin menghadirkan satu rumah binaan TP-PKK Provinsi di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Menurut Arinta, keberadaan PKK harus dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga.
Selain pembangunan rumah layak huni, TP-PKK Sultra juga terus mendorong pembangunan jamban sehat di berbagai daerah. Selama melakukan kunjungan ke 17 kabupaten/kota, Arinta mengaku selalu menyempatkan diri membantu masyarakat yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.
Ia menilai masih banyak masyarakat pesisir yang menggunakan jamban tidak sehat, padahal kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat tetapi juga mengancam kebersihan dan kelestarian lingkungan laut.
“Sulawesi Tenggara memiliki laut yang sangat indah. Namun di beberapa wilayah pesisir masih banyak jamban yang kurang layak. Ini tentu memengaruhi kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Karena itu kami berupaya membantu warga yang belum mampu membangun jamban sehat,” katanya.
Arinta mengungkapkan, saat ini TP-PKK Sultra telah membangun empat unit jamban sehat di Desa Bokori dan berencana menambah enam unit lagi. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan hasil survei lapangan.
Ia berharap program percontohan tersebut dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk membangun jamban sehat secara mandiri.
“Kami ingin memberikan contoh. Jika masyarakat sudah merasakan manfaat dan kenyamanan jamban sehat, saya yakin warga lainnya akan tergerak untuk membangun fasilitas serupa dengan dana swadaya,” tambahnya.
Sementara itu, penerima bantuan rumah layak huni, Destri Amalia, mengaku tidak menyangka keluarganya akan mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari TP-PKK Sultra.
Ia menceritakan kondisi rumah sebelumnya yang masih sangat sederhana dan sering mengalami kebocoran saat hujan.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Tidak menyangka rumah kami mendapat bantuan. Sebelumnya kondisi rumah sangat sederhana dan ketika hujan air sering masuk ke dalam rumah. Terima kasih kepada Ibu Arinta dan Bapak Gubernur atas perhatian kepada keluarga kami,” ujarnya.
Destri berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang mendapatkan hunian layak.
“Semoga rumah ini bisa kami jaga dengan baik dan ke depan semakin banyak warga yang membutuhkan bisa merasakan bantuan seperti yang kami terima,” katanya.
Di tempat yang sama, Camat Soropia, Harianti, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas perhatian TP-PKK Sultra terhadap masyarakat di wilayahnya.
Menurutnya, bantuan rumah layak huni dan jamban sehat tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari Ibu Arinta dan TP-PKK Sultra. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, khususnya keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan program seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya. (sal)












