BerandaDaerahEkobis

Cegah Beras Oplosan, Disperindag Sultra Intensifkan Pengawasan Gudang dan Pengecer

×

Cegah Beras Oplosan, Disperindag Sultra Intensifkan Pengawasan Gudang dan Pengecer

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob Laute. (FOTO: FAYSAL/MS)
Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob Laute. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkatkan pengawasan guna mencegah peredaran beras oplosan di wilayahnya. Kepala Disperindag Sultra, Rony Yakob Laute, memastikan hingga saat ini belum ditemukan indikasi beras oplosan di pasaran.

“Beberapa tim pengawas kami, sejak muncul isu beras oplosan, langsung turun ke lapangan untuk mencari data, baik secara mandiri maupun terorganisir. Hasil pengecekan kami, belum ada temuan beras oplosan di Sultra,” ungkap Rony saat ditemui di DPRD Kendari, Rabu (16/7).

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah gudang penyimpanan dan pengecer, termasuk retail modern di Kota Kendari.

“Pagi ini juga, sekitar pukul 10.00 Wita, kami cek ke beberapa retail modern di Kendari dan tidak ada temuan,” ujarnya.

Meskipun belum ditemukan pelanggaran, Disperindag tetap siaga dan berkomitmen menindak tegas apabila ditemukan praktik pengoplosan beras di kemudian hari.

“Jika ada penjual atau distributor yang terbukti mengedarkan beras oplosan, kami tidak akan segan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” tegasnya.

Rony menambahkan, langkah tegas ini juga merupakan arahan langsung dari Gubernur Sultra mengingat peredaran beras oplosan merupakan pelanggaran serius dalam dunia perdagangan.

Lebih lanjut, Rony mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan selektif saat membeli beras. Ia menyarankan agar memilih merek yang sudah dikenal dan memiliki asal-usul yang jelas.

“Walau sejauh ini belum ada ditemukan beras oplosan, masyarakat tetap harus berhati-hati saat berbelanja. Jangan mudah tergiur dengan merek baru yang belum diketahui sumbernya,” tutupnya. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!