MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menjadi tuan rumah perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang di Kota Kendari. Menyambut ajang tingkat nasional tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang mulai melakukan pembersihan dan perbaikan kawasan pelataran eks MTQ sejak Rabu (30/7).
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal untuk menyiapkan venue utama STQH agar tampil representatif.
“Saat ini kita masuk tahap pembersihan. Kami akan merapikan seluruh pagar eks MTQ, serta memperbaiki bagian bangunan yang mengalami kerusakan seperti tegel, atap, plafon, dan dinding,” ujar Efendi saat di wawancarai awak media, di Eks MTQ Kendari.
Menurutnya, pekerjaan rehabilitasi ini ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan ke depan. Pemerintah juga menggandeng TNI dalam pengerjaan sejumlah bagian, termasuk pengecatan dan perbaikan bangunan.
“Semua kerusakan akan diperbaiki secara permanen. Kami tidak membangun yang baru, tapi fokus pada rehabilitasi dan penggantian elemen bangunan yang rusak agar kawasan ini siap digunakan sebagai venue utama STQH,” jelasnya.
Efendi juga menyebutkan bahwa area pelataran eks MTQ kini telah dikosongkan dari aktivitas pedagang demi kelancaran proses rehabilitasi dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Mulai dari Senin kemarin sudah tidak ada lagi pedagang di dalam kawasan. Mereka cukup kooperatif dan mendukung, tidak ada yang keberatan. Kalau pun ada yang tetap berjualan, silakan di luar kawasan asal tetap menjaga kebersihan,” tambahnya.
Pihaknya menegaskan bahwa kebersihan kawasan ini akan terus dijaga hingga hari pelaksanaan STQH, mengingat acara ini akan dihadiri oleh seluruh kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia dan rencananya dibuka langsung oleh Presiden RI.
“Kawasan ini adalah venue utama pertandingan dan kegiatan STQH, jadi harus betul-betul bersih dan tertata. Ini juga menjadi wajah Sultra di mata nasional,” pungkasnya. (sal)












