MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, Kamis (14/8). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan penilaian lomba kebersihan kantor kategori sedang di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra.
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua TP-PKK Sultra, Ratna Lada, mewakili Ketua TP-PKK Sultra Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, bersama jajaran pegawainya.
Selain Dinas SDA dan Bina Marga, penilaian juga dilakukan di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang. Kedua dinas tersebut masuk dalam kategori “kantor sedang” dalam lomba penilaian kebersihan dan penataan lingkungan kantor.
Wakil Ketua TP-PKK Sultra, Ratna Lada, mengatakan bahwa penilaian tidak hanya dilakukan dalam rangka lomba semata, tetapi juga menjadi program berkelanjutan sesuai arahan Gubernur Sultra.
“Ibu Gubernur meminta agar lomba seperti ini tidak hanya dilakukan pada momen peringatan HUT RI saja, tetapi menjadi program berkesinambungan. Tujuannya agar semangat menjaga kebersihan dan kenyamanan kantor tetap terjaga selamanya,” jelas Ratna.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa aspek menjadi indikator penilaian, seperti kerapian ruang kerja, kebersihan kamar mandi, keindahan taman, serta adanya fasilitas tambahan seperti taman buah, kolam ikan, hingga jalur disabilitas.
“Nilai tambah seperti hidroponik, taman bunga, atau tempat bersantai bisa meningkatkan skor. Tapi kalau WC atau kebersihan ruang kerja kurang, nilainya pasti turun,” tambahnya.
Mengenai hasil penilaian, Ratna belum bisa mengungkap siapa yang unggul di antara dua dinas tersebut. Pengumuman pemenang direncanakan akan disampaikan pada 17 Agustus, bertepatan dengan peringatan HUT RI.
Sementara itu, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa lomba ini memberikan motivasi kepada jajarannya untuk lebih peduli terhadap lingkungan kerja.
“Selama ini kami lebih fokus pada pekerjaan teknis seperti pembangunan jalan dan jembatan. Tapi ternyata kebersihan kantor juga penting untuk mendukung kinerja. Kalau lingkungan bersih dan tertata, ide-ide cemerlang bisa lebih mudah muncul,” ujar Pahri.
Ia menambahkan, berbagai masukan dari tim penilai akan menjadi catatan penting untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kantor ke depan. (sal)












