;

Wali Kota Kendari Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Perkuat Kolaborasi Menuju Adipura 2026

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM. (FOTO: FAYSAL/MS)
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah hingga masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan penilaian Adipura Tahun 2026.

Instruksi tersebut ditegaskan Siska saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pengarahan Persiapan Penilaian Adipura Tahun 2026 di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Jumat (30/10/2026).

Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala OPD lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, camat, serta lurah se-Kota Kendari.

Usai memimpin rapat, Siska mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah pemantapan sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi penilaian Adipura 2026.

Menurutnya, upaya tersebut juga sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia, yakni Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

“Hari ini Pemerintah Kota Kendari bersama rekan-rekan Forkopimda melaksanakan rapat pemantapan pelaksanaan penilaian Adipura Tahun 2026. Ini juga merupakan sinergi dari program Bapak Presiden, yaitu program ASRI. Insyaallah, Pemerintah Kota Kendari bersama masyarakat siap menghadapi penilaian Adipura 2026,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut pihaknya menekankan pembagian tugas kepada seluruh jajaran sesuai indikator penilaian yang telah ditetapkan oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurut Siska, terdapat sejumlah indikator penilaian yang harus menjadi perhatian serius. Bahkan, tim penilai akan melakukan pemantauan pada 14 titik di wilayah Kota Kendari.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah karena memiliki bobot penilaian cukup besar, yakni sekitar 36 persen.

“Indikator penilaiannya sangat banyak dan detail. Ada 14 titik pantauan penilaian, dan beberapa tempat memiliki bobot yang sangat tinggi, terutama TPA. Karena TPA memiliki bobot penilaian sekitar 36 persen,” jelasnya.

Siska menegaskan, Pemkot Kendari menargetkan Kota Kendari mampu meraih penghargaan Adipura 2026. Untuk itu, seluruh jajaran pemerintah diminta bekerja maksimal dan menjalankan tanggung jawab masing-masing sesuai indikator yang menjadi sasaran penilaian.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari lingkungan rumah, kawasan permukiman hingga fasilitas umum.

Menurutnya, keberhasilan meraih Adipura tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh penilaian Adipura 2026. Mari kita berkolaborasi menuju Kendari bersih dan Kendari semakin maju,” pungkasnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;