MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah bersiap menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang di Kota Kendari. Menyambut event keagamaan bergengsi tersebut, Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang telah mengenjot pembersihan dan perbaikan kawasan eks MTQ Kendari yang akan dijadikan sebagai salah satu lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, mengatakan bahwa kawasan eks MTQ akan difungsikan sebagai lokasi pembukaan dan salah satu venue lomba STQH. Ia menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan bersifat pemeliharaan, bukan pembangunan baru.
“Kita hanya melakukan pemeliharaan, tidak merubah bentuk bangunan. Kami merapikan area, memperbaiki bagian yang rusak seperti mengganti genteng bocor, mendempul tembok, dan mengganti paving block. Semuanya dilakukan agar kawasan ini lebih rapi dan siap digunakan,” jelas Efendi, Selasa (9/9).
Selain itu, perbaikan juga mencakup tugu Persatuan yang berada di kompleks tersebut, serta penataan ulang area parkir dengan pelapisan ulang aspal agar terlihat lebih bersih dan tertata. Pihaknya optimis seluruh pekerjaan bisa diselesaikan sesuai target.
“Karena ini hanya rehabilitasi ringan dan bukan proyek konstruksi besar, kita optimis bisa menyelesaikan tepat waktu. Memang areanya cukup luas, tapi progresnya sudah signifikan,” tambahnya.
Gubernur Sultra juga disebut aktif memantau langsung progres pekerjaan. Bahkan, pada Jumat sebelumnya, Gubernur turun langsung ke lokasi untuk mengevaluasi proses perbaikan yang sedang berlangsung.
Dukungan dari instansi lain pun turut diberikan, seperti dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bertugas memasang berbagai jenis penerangan mulai dari lampu taman, lampu sorot, hingga lampu pada bangunan.
“Pemasangan lampu sudah dimulai dan dua lampu sorot saat ini sudah berfungsi. Keamanan juga dijaga oleh satu regu Satpol PP yang siaga 24 jam untuk mengantisipasi pencurian aset,” jelas Efendi.
Ia menambahkan, semangat Gubernur Sultra yang tinggi dalam menyambut STQH menjadi motivasi seluruh tim untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum akhir bulan September.
“Target dari Pak Gubernur adalah akhir bulan ini seluruh pekerjaan sudah selesai. Kami yakin bisa mengejar target tersebut,” tutupnya.
Diketahui, STQH Nasional akan menjadi ajang yang mempertemukan para qari dan hafiz terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Sebagai tuan rumah, Sultra ingin memberikan kesan terbaik bagi para peserta dan tamu undangan yang hadir. (sal)












