MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) untuk menghadirkan pasar ikan yang higienis dan representatif kembali diwujudkan melalui lanjutan revitalisasi tahap dua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa, Kota Kendari. Pembangunan tersebut dikerjakan Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025. Saat ini progres konstruksi telah mencapai sekitar 60 persen.
Revitalisasi tahap lanjutan ini mencakup pembangunan fasilitas pedagang ikan dan pagar keliling. Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, menjelaskan bahwa kondisi pasar yang sebelumnya terkesan kumuh kini mulai berubah menjadi lebih bersih, tertata, dan layak bagi pedagang maupun pengunjung.
“Pada tahap dua ini ada lima gedung yang kita bangun baru. Gedung lama, termasuk yang sempat terbakar, sudah kita bongkar. Lima gedung tersebut terdiri dari gedung tempat pelelangan ikan, gedung kulsorek, serta tiga gedung untuk koperasi nelayan,” jelas Efendi saat diwawancarai usai meninjau langsung pengerjaan di TPI Sodohoa, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya, progres pengerjaan yang sudah menyentuh 60 persen ini cukup cepat mengingat pekerjaan baru berjalan sekitar satu bulan sejak anggaran diketuk di APBD-P 2025. Pemerintah menargetkan pembangunan dapat rampung dan siap diresmikan oleh Gubernur pada minggu ketiga Desember 2025.
“Total anggaran tahap dua sebesar Rp6,1 miliar untuk pembangunan gedung dan Rp800 juta untuk pagar. Pekerjaan terberat seperti pengecoran beton, dinding, dan atap sudah selesai. Tinggal menyelesaikan tahap finishing, termasuk pemasangan lantai serta pintu dan jendela,” tambahnya.
Sebelumnya, melalui APBD Induk 2025, Dinas Cipta Karya telah menyelesaikan peningkatan kualitas sarana dan prasarana TPI Sodohoa pada tahap pertama. Pekerjaan tersebut mencakup penyediaan meja-meja jualan berbahan granit, tempat sampah yang memadai, serta sistem kebersihan terintegrasi. Kini kapasitas meja jualan mampu menampung lebih dari 100 pedagang.
Pemerintah Provinsi Sultra berharap TPI Sodohoa dapat menjadi pusat aktivitas perdagangan ikan yang lebih nyaman, modern, dan higienis, sekaligus memperkuat sektor perikanan lokal serta perekonomian masyarakat. (sal)












