MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelar Bapenda Festival (Bapenda Fest) 2025 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sekaligus memperkuat keuangan daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah di kawasan eks MTQ Kendari, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Minggu (28/12/2025). Sekitar 2.900 peserta ambil bagian dalam Bapenda Fest 2025. Ribuan warga tampak antusias mengikuti jalan santai dengan mengenakan seragam biru bertuliskan Bapenda Fest 2025, menciptakan suasana semarak sejak pagi hari.
Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis Digitalisasi Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik, sementara Kabupaten Buton meraih penghargaan Mitra Strategis Wajib Pajak Kendaraan Dinas lingkup Sulawesi Tenggara.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal yang semakin menatang. Pengurangan transfer anggaran dari pemerintah pusat, meningkatnya belanja wajib, serta tuntutan pelayanan publik yang terus bertambah menuntut pengelolaan keuangan daerah yang lebih cermat dan inovatif.
Dalam kondisi tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tumpuan utama pembiayaan pembangunan. Pajak daerah, menurut Gubernur, memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan fiskal dan menjamin keberlanjutan program-program pemerintah.
“Oleh karena itu, Bapenda Fest tidak hanya menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak, tetapi juga menjadi media sosialisasi digitalisasi pendapatan daerah guna mendukung kemandirian fiskal,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi pajak dan inklusi keuangan daerah merupakan kunci dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan. Melalui sistem digital, diharapkan penerimaan PAD dapat meningkat dan belanja daerah menjadi lebih efektif serta tepat sasaran.
Gubernur juga menilai Bapenda Fest 2025 sebagai bentuk apresiasi Pemprov Sultra kepada masyarakat dan pelaku usaha yang selama ini taat memenuhi kewajiban perpajakan. Kepatuhan tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah.
Tema “Pajak Kita untuk Sultra” yang diusung dalam Bapenda Fest 2025 mengandung pesan bahwa pembangunan Sulawesi Tenggara hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat berperan aktif mendukung penerimaan daerah. Pajak bukanlah beban, melainkan kontribusi nyata bagi masa depan daerah.
Melalui momentum ini, Andi Sumangerukka mengajak pemerintah kabupaten dan kota, perangkat daerah, perbankan, BUMN, BUMD, dunia usaha, media, serta seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat komitmen membangun Sulawesi Tenggara melalui kepatuhan pajak.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, Mujahidin, mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang patuh. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor disediakan bagi masyarakat yang tidak menunggak pajak selama tiga tahun berturut-turut.
Pengundian hadiah utama dilakukan secara digital melalui aplikasi Bank Sultra. Selain itu, berbagai hadiah lainnya seperti televisi, kulkas, laptop, sepeda, rice cooker, mesin cuci, kompor, dan kipas angin dibagikan melalui undian langsung berdasarkan nomor kupon pada pelat kendaraan wajib pajak.
“Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat Sultra yang telah menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak,” pungkas Mujahidin. (**)












