MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diprakirakan akan mengalami hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi mulai 28 Januari hingga 2 Februari 2026.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Rino Indra Natsir, menjelaskan potensi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang atmosfer frekuensi rendah (low frequency) di wilayah Sultra.
Selain itu, terpantau adanya konvergensi atau pertemuan massa udara yang turut memperkuat pembentukan awan hujan. Faktor tersebut didukung suhu permukaan laut yang relatif hangat dengan anomali positif.
Kondisi atmosfer juga semakin mendukung terjadinya hujan lebat karena tingginya kandungan uap air di lapisan udara bawah serta indeks labilitas atmosfer yang cukup kuat pada skala lokal. Situasi ini berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan yang lebih intens.
“Gabungan faktor-faktor ini berpotensi meningkatkan kejadian hujan disertai angin kencang di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Rino, Selasa (27/1/2026).
Berikut prakiraan wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai angin kencang di Sultra: 28 Januari 2026: Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka Timur, dan Buton Utara; 29 Januari 2026: Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Selatan; 30 Januari 2026: Kabupaten Konawe dan Konawe Utara; 31 Januari 2026: Kabupaten Konawe; 1 Februari 2026: Kabupaten Konawe, Buton, Buton Selatan, dan Kota Baubau serta 2 Februari 2026: Kabupaten Konawe.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan pohon tumbang dan genangan air. (red)












