MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kendari dalam rangka program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (26/10/2026).
Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra dan disambut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Mukhtar, bersama Kepala SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus, serta jajaran guru.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan arahan Kapolda Sultra kepada para siswa-siswi di aula SMAN 4 Kendari.
Dalam arahannya, Himawan Bayu Aji menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, terutama di tengah bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.
Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan agar mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional.
“Adik-adik adalah aset negara. Aset yang perlu dijaga dan dilindungi. Perlindungan dan penjagaan itu menjadi tanggung jawab bersama, salah satunya Polri, untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bonus demografi akan ditandai dengan besarnya jumlah penduduk usia produktif. Kondisi tersebut harus dipersiapkan dengan baik agar menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Kapolda juga menegaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
Ia memperkenalkan semangat dan tagline Polda Sultra, yakni “Jaga Bumi Anoa”, yang mencakup lima aspek penting, yaitu menjaga masyarakat, wilayah, lingkungan, persatuan, dan kepercayaan.
Menurutnya, menjaga persatuan di kalangan pelajar menjadi salah satu hal penting untuk mencegah terjadinya tawuran dan berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan generasi muda.
“Polisi bersama masyarakat artinya polisi harus hadir, berbuat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini yang terpenting,” tegasnya.
Himawan juga menyampaikan apresiasi kepada SMAN 4 Kendari yang dinilainya memiliki potensi menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Sultra.
Ia berharap sekolah tersebut dapat terus mempertahankan kualitas pendidikan dan menjadi teladan dalam membentuk generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Menurutnya, prestasi dan kebanggaan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses yang harus dijaga agar menghasilkan hal-hal positif.
“Proses inilah yang harus kita jaga supaya tetap berjalan dengan benar dan menghasilkan hal-hal yang positif,” ungkapnya.
Dikbud Sultra Harapkan Sinergi Polri dan Dunia Pendidikan
Sementara itu, Plt Kepala Dikbud Sultra, Mukhtar, menyambut baik kunjungan Kapolda Sultra beserta jajaran ke SMAN 4 Kendari.
Ia berharap keterlibatan Polri dalam dunia pendidikan dapat memperkuat pembinaan karakter siswa serta membantu mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, pembentukan generasi unggul membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga pendidik, kepolisian, dan masyarakat.
Ia juga berharap Polri dapat terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada para pelajar melalui kegiatan yang mampu memperkuat karakter, kedisiplinan, serta kesadaran terhadap berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan mereka.
SMAN 4 Kendari Siapkan Siswa Menyongsong Indonesia Emas
Di tempat yang sama, Kepala SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sultra bersama jajaran ke sekolah yang dipimpinnya.
Ia menilai kehadiran pimpinan kepolisian di lingkungan sekolah menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi siswa, khususnya bagi mereka yang bercita-cita menjadi anggota Polri.
Yakob menjelaskan, SMAN 4 Kendari memiliki lebih dari 1.600 siswa yang diharapkan mampu menjadi generasi unggul dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa pada 2045 mendatang.
Ia menyebutkan, sekolah tersebut juga tengah mempersiapkan 50 siswa melalui program pengembangan sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara.
Namun, menurutnya, seluruh siswa tetap memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Lebih dari 1.600 anak-anak yang ada di SMAN 4 Kendari ini adalah anak-anak unggul yang kami beri tanggung jawab untuk menjadi generasi emas pada 2045,” ujarnya.
Yakob menambahkan, pembentukan karakter menjadi salah satu fokus penting dalam mewujudkan peserta didik yang unggul dalam prestasi akademik maupun nonakademik.
Karena itu, pihak sekolah berharap dukungan dan pendampingan dari kepolisian dapat terus dilakukan, terutama melalui edukasi mengenai bahaya narkoba, pencegahan kenakalan remaja, serta berbagai perilaku yang berpotensi merusak masa depan pelajar.
Ia berharap kolaborasi antara dunia pendidikan dan Polri dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (sal)












