MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Tim Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meraih Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia pada ajang Smart Teen Competition (Smention) 2026 tingkat nasional.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh SMA IT Insantama Bogor dan berlangsung secara daring pada 3–4 Februari 2026.
Tim peraih prestasi terdiri atas Muh Ridho Ramadhan, Muhamad Asis Gian, dan Muhammad Kenzieotto Sulthan Nursalam. Dalam ajang ini, Muh Ridho Ramadhan juga berhasil meraih predikat Best Speaker.
Ridho mengungkapkan, debat tahun ini mengangkat tema lingkungan, khususnya isu krisis lingkungan. Ia mengakui proses persiapan tidaklah mudah karena membutuhkan latihan yang konsisten dan berkelanjutan.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak tahun lalu dengan rutin menggelar latihan debat internal antartim serta mengikuti berbagai kompetisi tingkat lokal,” ujarnya saat ditemui di SMAN 1 Kendari, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam lomba debat peserta dituntut memiliki penguasaan materi yang luas, mengingat tema baru diberikan saat kompetisi berlangsung. Selain itu, peserta tidak diperkenankan membuka internet, buku, maupun berdiskusi dengan pihak lain di luar tim.
“Peserta diberi waktu 30 menit untuk menyiapkan argumen sebelum debat dimulai. Jadi kemampuan analisis dan wawasan sangat menentukan,” jelasnya.
Terkait capaian Best Speaker, Ridho menilai kunci utamanya adalah memahami kebutuhan mosi serta menjaga argumen tetap fokus. Menurutnya, framing yang tepat sangat penting untuk mempersempit pembahasan agar lebih terarah dan memudahkan juri dalam melakukan penilaian.
“Jika tema terlalu luas, pembicara pertama dari tim pro bisa mempersempit pembahasan agar lebih fokus. Dengan begitu, juri dapat menilai bahwa pembicara memahami arah mosi dan substansi yang diperdebatkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, menyampaikan bahwa pihak sekolah mengirim dua tim, yakni tim putra dan tim putri. Kompetisi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu penyisihan, semifinal, dan final.
“Hasilnya, tim putra meraih Juara 2 sekaligus Best Speaker, sedangkan tim putri meraih Juara Harapan 2,” ujarnya.
Tim putri terdiri atas Ivanka Dafiyah Saudah Harahap, Zhafira Zhesuantry Zaini, dan Zhafira Khanzavelina Adidjaya.
Para siswa dibina melalui kegiatan ekstrakurikuler Pelajar Cerdas Komunikasi (PCK) di bawah naungan OSIS. Melalui wadah tersebut, sekolah secara rutin mempersiapkan siswa untuk mengikuti lomba debat, pidato, serta kompetisi akademik lainnya.
“Kami berharap capaian ini dapat memotivasi siswa untuk terus berprestasi pada ajang serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (red)












