MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sarjono, S.Sos., M.A.P kembali dipercaya memimpin Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk periode 2026-2029.
Sarjono ditetapkan sebagai Ketua Umum PERPANI Sultra secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PERPANI Sultra Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (26/9/2026).
Musprov berlangsung lancar dan demokratis. Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar (PB) PERPANI, Suheriyanto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PERPANI kabupaten/kota se-Sultra, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sultra La Ode Daerah Hidayat, serta Sekretaris Umum KONI Sultra, Dr. Sawali.
Dalam proses pencalonan, Sarjono ditetapkan sebagai calon tunggal setelah memenuhi persyaratan dukungan minimal 30 persen dari jumlah peserta atau anggota PERPANI Sultra.
Suheriyanto selaku pimpinan sidang menjelaskan, berdasarkan ketentuan pencalonan, bakal calon ketua umum harus memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari jumlah peserta atau anggota.
“Secara syarat sah pencalonan sudah memenuhi syarat karena syarat pencalonan adalah minimal didukung sekurang-kurangnya 30 persen dari jumlah peserta atau anggota PERPANI Sulawesi Tenggara,” ujar Suheriyanto dalam sidang, Sabtu (26/9/2026).
Setelah ditetapkan secara aklamasi, Sarjono menerima berkas hasil persidangan dan menyampaikan sambutan sebagai Ketua Umum PERPANI Sultra terpilih.
Dalam sambutannya, Sarjono menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga panahan di Sultra.
“Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan, kesempatan yang kedua kalinya pada saya untuk mengawaki PERPANI Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Sarjono.
Memasuki periode keduanya, Sarjono berharap PERPANI Sultra dapat terus bergerak maju dengan mengakomodasi aspirasi seluruh pengurus kabupaten/kota.
Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan rasa nyaman dalam proses pembinaan dan pengembangan olahraga panahan di Sultra.
“Saya berharap PERPANI ini bergerak maju. Saya juga berharap bisa mengakomodir semua aspirasi dari teman-teman,” ujarnya.
Sarjono mengatakan, kecintaannya terhadap olahraga panahan menjadi salah satu dorongan untuk terus memikirkan pengembangan olahraga tersebut di Sultra.
Menurutnya, pengembangan olahraga panahan juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, ia berharap pembinaan panahan ke depan dapat terus diperkuat melalui kerja sama seluruh unsur PERPANI.
Musprov PERPANI Sultra Tahun 2026 menjadi momentum untuk melanjutkan kepemimpinan Sarjono sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet panahan di tingkat kabupaten/kota se-Sultra. (red)












