;

BULOG Sultra Perketat Pengawasan Beras SPHP, Tiga Pasar Jadi Sasaran Sidak

Kepala Kanwil Perum BULOG Sultra, Erdi Baskoro, saat melakukan sidak sejumlah pasar di Kota Kendari.
Kepala Kanwil Perum BULOG Sultra, Erdi Baskoro, saat melakukan sidak sejumlah pasar di Kota Kendari.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) memperketat pengawasan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari.

Tiga pasar yang menjadi sasaran sidak yakni Pasar Mandonga, Pasar Anduonohu, dan Pasar Panjang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan oleh oknum mitra penyalur.

Sidak tersebut merupakan bagian dari langkah penertiban, penguatan pengawasan, serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi beras SPHP. Hal ini dilakukan menyusul adanya dugaan penyalahgunaan beras program SPHP oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga integritas penugasan pemerintah, BULOG terus memperkuat pengawasan internal dan mengevaluasi pelaksanaan distribusi, khususnya pada jalur penyaluran yang berpotensi terjadi penyimpangan.

Upaya tersebut juga diperkuat dengan pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Satgas ini bertugas memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur, serta memastikan setiap tahapan penyaluran beras pemerintah berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum BULOG Sultra, Erdi Baskoro, menegaskan bahwa penguatan pengawasan merupakan langkah penting untuk menjaga integritas pelaksanaan program SPHP sekaligus memastikan seluruh mitra penyalur menjalankan tanggung jawabnya sesuai aturan.

“Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah,” tegasnya, Jumat (30/10/2026).

Erdi menambahkan, seluruh jajaran BULOG di wilayah kerjanya terus didorong untuk memperketat pengawasan distribusi agar program SPHP benar-benar terlaksana secara tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengawasan juga menyasar penataan dan evaluasi jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), yang menjadi salah satu saluran distribusi beras SPHP kepada masyarakat.

BULOG menekankan pentingnya kepatuhan seluruh mitra terhadap ketentuan distribusi, harga jual, serta larangan penyalahgunaan komoditas yang menjadi bagian dari program pemerintah.

“Melalui pengawasan yang lebih intensif dan evaluasi secara berjenjang, BULOG berupaya memastikan penyaluran beras SPHP semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus meminimalkan risiko penyimpangan pada setiap mata rantai distribusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, BULOG menegaskan bahwa penertiban dan pembenahan distribusi merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas program SPHP yang memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

BULOG berkomitmen untuk terus menjalankan penugasan pemerintah secara optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan perlindungan kepentingan masyarakat.

Selain itu, perusahaan juga mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan aparat berwenang serta siap memberikan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara objektif dan tuntas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;