;
Daerah  

Kepala Bappeda Sultra Dampingi Gubernur ASR Tinjau Infrastruktur, Konektivitas Antarkabupaten Jadi Prioritas

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur melalui peningkatan kualitas jalan provinsi dan fasilitas penyeberangan. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkabupaten, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Komitmen tersebut terlihat saat Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, turun langsung meninjau sejumlah pekerjaan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Bombana, Rabu (4/11/2026).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, Mustakim Darwis, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra.

Turut hadir Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Muh Said, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Lenni Kartika Indah, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sultra, Umikun Latifah.

Keterlibatan Bappeda dalam peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan arah pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah dan kebutuhan konektivitas antarwilayah.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, pembangunan jalan penghubung antarkabupaten menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi. Infrastruktur jalan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran transportasi masyarakat, distribusi barang, hingga aktivitas perekonomian.

“Konektivitas antarwilayah memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Antarkabupaten itu menjadi prioritas kita. Kenapa? Karena jalan-jalan yang digunakan itu adalah jalan-jalan yang menghubungkan antarkabupaten dan kota,” kata Andi Sumangerukka.

Ia menjelaskan, pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi diharapkan mampu menghubungkan wilayah Bombana, Kolaka Timur, Kolaka hingga Konawe Selatan. Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan memutar untuk menjangkau daerah tujuan.

“Jadi warga tidak harus memutar lagi. Konektivitas antara kabupaten, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, sama Konsel itu nanti akan terhubungkan semua,” ujarnya.

Selain pembangunan di wilayah daratan, Pemprov Sultra juga memastikan kawasan kepulauan menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan infrastruktur. Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

“Ya, pasti. Jadi anggaran nanti akan kita siapkan untuk daratan dan kepulauan,” tegasnya.

Peningkatan Jalan Ambesea Dukung Aktivitas Masyarakat

Di Kabupaten Konawe Selatan, Gubernur bersama rombongan didampingi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, meninjau pekerjaan pengaspalan ruas jalan Ambesea.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi pekerjaan serta mendengarkan aspirasi masyarakat yang selama ini menggunakan akses jalan tersebut.

Dalam dialog bersama warga, Gubernur menerima sejumlah tanggapan mengenai manfaat peningkatan jalan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di sektor pertanian.

Salah seorang warga, Umar, yang berprofesi sebagai petani sawah, mengaku bersyukur atas pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik akan memudahkan mobilitas masyarakat dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kalau jalannya sudah bagus. Ini digunakan untuk kepentingan masyarakat, terutama kami yang bekerja sebagai petani,” ungkap Umar.

Warga lainnya juga menyampaikan kegembiraannya karena perbaikan jalan dapat mempermudah perjalanan menuju Pasar Punggaluku maupun Ambesea.

“Senang sekali. Selama ini kalau kami ke pasar di Punggaluku, kondisi jalannya seperti ini. Begitu juga kalau dari Punggaluku ke Ambesea. Alhamdulillah, sekarang jalan sudah mulai diaspal,” tuturnya.

Menanggapi harapan masyarakat, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap setelah jalan ini selesai, tolong dipelihara. Manfaatkan dengan baik untuk kepentingan seluruh masyarakat yang ada di sekitarnya,” pesannya.

Peningkatan Ruas Kasipute-Lora-Bambaeya

Agenda peninjauan kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Bombana. Gubernur bersama rombongan melihat langsung pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi Kasipute-Lora-Bambaeya dengan didampingi Bupati Bombana, Burhanudin.

Bupati Bombana menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sultra terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya.

“Kami sangat senang dan bersyukur atas kunjungan Bapak Gubernur. Ini menjadi perhatian dan dorongan bagi kami di daerah, khususnya dalam melihat langsung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Bombana,” ungkap Burhanudin.

Sementara itu, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Muh Said, menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan ruas jalan Kasipute-Lora-Bambaeya dilaksanakan melalui beberapa segmen.

Terdapat sejumlah titik penanganan dengan panjang pekerjaan masing-masing sekitar 2,5 kilometer, 4,4 kilometer, dan 3,1 kilometer. Dengan demikian, total penanganan pada segmen yang dijelaskan mencapai sekitar 10 kilometer.

“Kalau kita melihat kondisi jalan sebelumnya, memang masih banyak bagian yang tidak mantap dan mengalami kerusakan. Karena itu, kami melakukan intervensi melalui pekerjaan peningkatan jalan,” jelas Muh Said.

Ia menambahkan, percepatan pekerjaan terus dilakukan, terutama pada tahapan penghamparan material agregat dan pemadatan menggunakan alat berat.

“Kami berupaya mempercepat pekerjaan. Targetnya sampai Desember sudah ada progres yang bisa terlihat di lapangan. Karena itu, pekerjaan agregat terus kami dorong agar tahapan berikutnya bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Untuk ruas jalan Ambesea di Konawe Selatan, Muh Said menyebutkan bahwa penanganan dilakukan dalam dua segmen dengan total panjang sekitar 3,8 kilometer.

“Untuk ruas Ambesea, penanganannya terbagi dalam dua segmen. Pola pekerjaannya juga sama, kami percepat mobilisasi material agar pekerjaan di lapangan bisa berjalan,” ujarnya.

Rehabilitasi Pelabuhan Torobulu-Tampo

Tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan, Pemprov Sultra juga memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur transportasi laut dan penyeberangan.

Hal tersebut ditunjukkan melalui peninjauan pekerjaan rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Torobulu-Tampo yang dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Sultra.

Rehabilitasi pelabuhan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp9 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kualitas pelayanan penyeberangan, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan jalur Torobulu-Tampo sebagai penghubung Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

Adapun pada 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalokasikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi sepanjang 23,9 kilometer untuk wilayah daratan dan 11,7 kilometer untuk wilayah kepulauan.

Melalui dukungan perencanaan pembangunan daerah yang terarah dan pelaksanaan program lintas perangkat daerah, Pemprov Sultra terus mendorong pembangunan infrastruktur yang menjangkau kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Penguatan konektivitas antarkabupaten, peningkatan akses menuju sentra pertanian, serta pengembangan fasilitas transportasi penyeberangan diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil produksi, membuka peluang ekonomi baru, dan mendukung pemerataan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas fisik jalan dan fasilitas transportasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;