MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra mengumumkan bahwa pengerjaan ruas jalan Mataiwoi-Asinua telah selesai 100%. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, yang meninjau progres pekerjaan pada Selasa (10/12).
Menurut Pahri, jalan sepanjang 4,518 kilometer (km) yang menghubungkan Mataiwoi dengan Asinua tersebut telah rampung dengan kualitas yang memuaskan.
“Alhamdulillah, pekerjaan telah selesai dengan hasil yang sangat bagus. Ini sudah dicek oleh tim inspektorat, meskipun belum diperiksa oleh BPK. Proses pemeriksaan BPK rencananya akan dilakukan sekitar Februari mendatang,” ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Rabu (11/12).
Pahri menambahkan bahwa kondisi jalan yang dikerjakan sudah sangat bagus namun pihaknya tetap mengingatkan agar penggunaan jalan tetap hati-hati, terutama terkait kapasitas muatan.
“Jadi ada yang mengkhawatirkan kita karena didalam situ ruas jalan untuk pembangunan bendungan velosika sementara kapasitas jalan kita hanya 8 ton. Kami khawatir jika ada kendaraan yang melebihi kapasitas 8 ton, bisa merusak jalan sebelum waktunya,” jelasnya.
“Sehingga tadi kita baru mau rapatkan ada Pak Karo Hukum, tim teknis dengan teman-teman balai tentang penggunaan jalan tersebut. Jangan sampai sebelum diperiksa jalan itu sudah rusak lagi, karena dilewati melebihi kapasitas 8 ton. Jadi kita antisipasi cepat sebelum terjadi segala sesuatunya,” tambahnya.
Untuk itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim teknis dan pihak terkait untuk memantau penggunaan jalan dengan lebih ketat.
Dari sisi anggaran, Pahri mengungkapkan bahwa total biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan ruas jalan ini mencapai Rp15 miliar lebih. Lebar jalan tersebut adalah 6 meter, yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi antara dua wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Nurdin, menambahkan bahwa pekerjaan telah tuntas sejak 9 Desember 2024 dan kunjungan lapangan dilakukan pada 10 Desember.
“Pekerjaan untuk DBH (Dana Bagi Hasil) sudah tuntas 100%. Kami harapkan jalan ini dapat terus dijaga dan dirawat dengan baik,” tandasnya.
Dengan rampungnya ruas jalan Mataiwoi-Asinua, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan konektivitas antarwilayah, serta mendorong perekonomian di Sultra. Pemerintah berharap agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga dan merawat fasilitas infrastruktur tersebut agar tetap awet dan dapat dimanfaatkan dengan optimal. (**)












