MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Tim SAR gabungan dari berbagai instansi masih terus melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga melompat dari Jembatan Teluk Kendari pada Minggu (1/6) malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa operasi SAR telah memasuki hari kedua.
“Tim rescue KPP Kendari tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.30 Wita dan langsung melakukan penyisiran hingga pukul 00.20 Wita. Operasi sempat dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pagi ini,” ujarnya dalam keterangan persnya.
Pukul 07.00 Wita, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi dua tim. Tim pertama melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP), sementara tim kedua menyisir area pesisir untuk pemantauan visual.
“Kondisi cuaca saat pencarian dilanjutkan dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin sekitar 5 km/jam dari arah selatan,” jelasnya.
Korban diketahui bernama Muh Agil Ismail, pria berusia 22 tahun, warga Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat.
Upaya pencarian melibatkan banyak pihak, antara lain: Staf Operasi dan Rescuer KPP Kendari, ABK KN SAR Pacitan, Polair Polda Sultra dan Mabes Polair, Lanal Kendari, KSOP dan KP3 Kendari, Kantor Monitoring SHMS PUPR, UKM SAR UHO, DDV Sultra, IEA Sultra, Rumah Zakat Kendari, Kartana, PMI Kota Kendari, dan Tagana Sultra serta keluarga korban yang turut hadir di lokasi.
Adapun alat utama yang digunakan dalam operasi ini mencakup kendaraan rescue, ambulance, RIB, RBB, perahu karet, peralatan selam, AquaEye (alat pendeteksi bawah air), peralatan medis, evakuasi, komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Pihak KPP Kendari menyatakan bahwa perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan kemudian sesuai dengan hasil operasi pencarian berikutnya. (**)












