Daerah

Utang Pemprov Sultra kepada PT SMI Lunas di Era Gubernur ASR

×

Utang Pemprov Sultra kepada PT SMI Lunas di Era Gubernur ASR

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR).
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR).

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) berhasil menyelesaikan seluruh kewajiban utang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebesar Rp381 miliar.

Utang tersebut sebelumnya digunakan untuk membiayai pembangunan Jalan Wisata Kendari-Toronipa dan Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo yang digagas pada era kepemimpinan Gubernur Sultra Ali Mazi.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, pelunasan utang tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyelesaikan beban keuangan yang diwariskan dari periode sebelumnya.

“Kalau utang itu kan kewajiban, dan itu akan menjadi beban pemerintah daerah. Oleh karena itu, tugas kita salah satunya adalah bagaimana menyelesaikan beban daerah,” kata ASR kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, kewajiban tersebut berhasil diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu tahun lebih sejak dirinya memimpin Sultra.

“Nah, kita sudah menyelesaikan beban daerah itu kurang lebih satu tahun. Alhamdulillah, sekarang kita sudah tidak punya beban utang,” ujarnya.

Dengan lunasnya kewajiban tersebut, ASR menyebut anggaran Pemprov Sultra ke depan dapat lebih efektif diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sehingga ke depan anggaran itu sudah bisa kita efektifkan secara nyata tentang apa yang diinginkan, apa-apa kebutuhan dari masyarakat. Nah, itu nanti akan kita jabarkan dalam bentuk anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Muhammad Fadlansyah membenarkan bahwa utang Pemprov Sultra kepada PT SMI telah diselesaikan pada era kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka.

“Alhamdulillah, utang Pemprov Sultra di PT SMI telah lunas. Sejak Pak Gubernur ini, telah menyelesaikan utang sebesar Rp381 miliar,” pungkasnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!