;

Berangkat 14 Juli, Sultra Targetkan Posisi Strategis dalam Formasi Paskibraka Istana Negara

Sekda Sultra, Asrun Lio. (FOTO: FAYSAL/MS)
Sekda Sultra, Asrun Lio. (FOTO: FAYSAL/MS)

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengumumkan jadwal pemberangkatan dua perwakilan daerah dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional. Keduanya akan berangkat ke Jakarta pada 14 Juli 2025 untuk menjalani masa karantina dan persiapan menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus 2025.

Dua pelajar yang mewakili Sultra tahun ini adalah Muhammad Faiq Alimuddin dari Kota Kendari dan Waode Alika Zea Chanidya dari Kabupaten Muna Barat. Keduanya terpilih setelah melewati seleksi ketat di tingkat pusat dan dinyatakan lulus sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025.

“Mereka adalah putra-putri terbaik Sultra yang telah melalui seleksi nasional. Yang laki-laki dari Kendari, dan perempuan dari Muna Barat. Keduanya sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan latihan fisik, dan direncanakan berangkat ke Jakarta pada 14 Juli,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/7).

Sebelum berangkat, Faiq dan Alika akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sultra. Mereka juga akan menerima pembekalan serta arahan langsung terkait peran dan tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka nasional.

“Sebelum pemberangkatan, diharapkan nanti mereka akan dilepas oleh Bapak Gubernur dan akan mendapatkan arahan-arahan lebih lanjut terkait dengan Paskibraka ini. Yang kedua, dalam waktu yang bersamaan, kita juga menyiapkan Paskibraka di tingkat provinsi,” lanjut Asrun Lio.

Lebih jauh, ia menyampaikan harapan besar agar tahun ini perwakilan Sultra dapat menempati posisi strategis dalam formasi pasukan pengibar bendera, seperti pembentang, pengerek, atau pembawa bendera Merah Putih di Istana Negara.

“Setiap tahun semua provinsi berharap wakilnya bisa berada di posisi utama. Kami juga berharap Sultra tahun ini bisa dipercaya menjadi bagian dari pengibar bendera. Itu kebanggaan besar bagi daerah,” imbuhnya.

Selain mempersiapkan delegasi nasional, Pemprov Sultra juga tengah fokus menyiapkan Paskibraka tingkat provinsi. Pemusatan latihan direncanakan berlangsung selama 20 hari, mulai 29 Juli hingga 20 Agustus 2025, dengan peserta yang berasal dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.

“Peserta yang tidak lolos seleksi nasional tetap kami pertahankan untuk seleksi provinsi. Setiap kabupaten dan kota tetap mengirimkan wakilnya seperti tahun-tahun sebelumnya. Proses pelatihan ini akan terus kami pantau dan laporkan ke Gubernur,” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang dan proses yang terukur, Asrun Lio optimistis bahwa Paskibraka Sultra, baik di tingkat nasional maupun provinsi, akan tampil membanggakan dan membawa nama baik daerah. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;