BerandaDaerah

BMKG: Mayoritas Wilayah Sultra Alami Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek, Curah Hujan Fluktuatif hingga Maret 2026

×

BMKG: Mayoritas Wilayah Sultra Alami Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek, Curah Hujan Fluktuatif hingga Maret 2026

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan Monitoring Hari Tanpa Hujan, Analisis dan Prakiraan Curah Hujan Dasarian untuk wilayah Sulawesi Tenggara yang diperbarui pada 20 Februari 2026.

Forecaster on Duty, Muchammad Nur Ilham, S.Tr, menjelaskan bahwa hasil monitoring hari tanpa hujan menunjukkan sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara mengalami hari tanpa hujan dengan kategori Sangat Pendek (1–5 hari).

Namun demikian, terdapat beberapa wilayah yang tercatat mengalami hari tanpa hujan kategori Pendek(6–10 hari), yakni di Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna serta Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. Sementara itu, wilayah lainnya masih mengalami curah hujan hingga pembaruan data terakhir.

Berdasarkan analisis curah hujan dasarian pada pertengahan Februari 2026, secara umum wilayah Sulawesi Tenggara berada pada kategori Rendah (0–50 mm/dasarian) hingga Menengah (51–150 mm/dasarian). Meski begitu, sebagian wilayah di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe Selatan, Buton, Buton Tengah, Buton Utara, dan Muna tercatat mengalami curah hujan kategori Tinggi (151–300 mm/dasarian).

Untuk prakiraan akhir Februari 2026, sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara diprediksi berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori Rendah hingga Menengah (0–150 mm/dasarian).

Secara umum, pada periode akhir Februari hingga akhir Maret 2026, mayoritas wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan tetap berada pada kategori curah hujan Rendah hingga Menengah (21–150 mm/dasarian). Curah hujan diperkirakan bersifat fluktuatif, dengan potensi sedikit peningkatan pada pertengahan Maret 2026.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk tetap waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat juga diharapkan selalu memperbarui informasi cuaca dan iklim melalui sumber resmi BMKG. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!