Beranda

Buka Mubes I KK-Buteng Baubau, Sekda Dorong Penguatan Silaturahmi dan Persatuan

×

Buka Mubes I KK-Buteng Baubau, Sekda Dorong Penguatan Silaturahmi dan Persatuan

Sebarkan artikel ini

MEDIATAMASULTRA.COM, BAUBAU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, Laode Darusalam, mewakili Wali Kota Baubau, resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Kerukunan Keluarga Buton Tengah (KK-Buteng) Kota Baubau, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Mubes turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama Buton Tengah dan Kota Baubau, pimpinan organisasi kemasyarakatan, paguyuban, pemuda, serta keluarga besar KK-Buteng Kota Baubau.

Dalam sambutannya, Laode Darusalam menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Mubes perdana KK-Buteng Kota Baubau. Atas nama Pemerintah Kota Baubau, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, Mubes bukan sekadar agenda prosedural untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi tonggak penting dalam mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan warga Buton Tengah yang berada di Kota Baubau.

“Mubes ini bukan sekadar momen prosedural untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi tonggak sejarah penting untuk mempererat tali silaturahmi sara patanguna dan memperkokoh persatuan warga Buton Tengah yang ada di Kota Baubau,” katanya.

Menurutnya, warga asal Buton Tengah merupakan salah satu populasi paguyuban terbesar yang hidup, tumbuh, dan berkarya di Kota Baubau. Keberadaan mereka telah memberikan warna sekaligus kontribusi nyata terhadap pembangunan dan perekonomian daerah.

Kontribusi tersebut, kata dia, terlihat di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pendidikan, jasa, hingga pemerintahan.

“Kota Baubau adalah rumah kita bersama. Keberagaman latar belakang dan rumpun keluarga yang mendiami kota ini adalah kekayaan terbesar kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda menitipkan tiga harapan kepada KK-Buteng Kota Baubau.

Pertama, memperkuat sinergi dan kolaborasi. KK-Buteng diharapkan terus membangun kemitraan dengan Pemerintah Kota Baubau dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan.

Kedua, menjaga kedamaian dan kondusivitas. Warga Buton Tengah dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, kerukunan, serta toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Baubau.

Ketiga, melahirkan program kerja yang konkret. Kepengurusan yang terpilih diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan Kota Baubau.

Prosesi pembukaan Mubes ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Kota Baubau yang didampingi tujuh tokoh masyarakat Buton Tengah. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh perwakilan dari kecamatan se-Kabupaten Buton Tengah.

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Mubes I KK-Buteng resmi dibuka,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Mubes I KK-Buteng Kota Baubau, Nurman, SE., M.Si., mengatakan, pelaksanaan Mubes tersebut lahir dari buah pemikiran sekaligus kegelisahan sejumlah tokoh masyarakat Buton Tengah, baik yang berada di Kota Baubau maupun di Kabupaten Buton Tengah.

“Ini atas dasar kegelisahan tokoh masyarakat yang melihat masyarakat Buteng belum mempunyai kerukunan. Olehnya itu, kami dari generasi muda mewujudkan kegelisahan itu,” ungkap Nurman di hadapan ratusan peserta Mubes.

Mubes I KK-Buteng mengusung tema “Dha Seonu Fekihi Soo Kaetano Liwu” yang berarti “Satu Kebaikan untuk Kebaikan Negeri”.

Nurman menjelaskan, tema tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk menyatukan pemikiran, ide, dan gagasan demi kemaslahatan bersama.

“Jadi maknanya adalah satukan pemikiran, ide dan gagasan demi kemaslahatan bangsa,” jelasnya.

Ia menyebutkan, terdapat empat tujuan utama pelaksanaan Mubes, yakni mempererat silaturahmi, melakukan konsolidasi organisasi, memilih ketua dan pengurus KK-Buteng Kota Baubau periode 2026-2029, serta menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan.

Mubes I KK-Buteng Kota Baubau diikuti sekitar 350 peserta yang merupakan delegasi dari tujuh kecamatan serta masyarakat Buton Tengah yang berdomisili di Kota Baubau.

Sementara itu, panitia pelaksana berjumlah 25 orang. Untuk pendanaan, seluruh kegiatan bersumber dari swadaya pengurus dan sumbangan sukarela para donatur tanpa adanya pungutan yang bersifat mengikat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!