;

Bupati Amri Hadiri Sosialisasi Stunting untuk Siswa SMA dan SMK se-Kolaka

MEDIATAMASULTRA.COM, KOLAKA – Bupati Kolaka, Amri, menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan stunting pada usia remaja yang diikuti oleh siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Kolaka, Rabu (20/8). Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sultra sebagai narasumber.

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut, turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka serta para kepala sekolah dari seluruh SMA dan SMK di wilayah setempat. Narasumber yang memberikan materi antara lain dr. Asridah dan Silvia, SKM, yang memberikan edukasi terkait pentingnya peran remaja dalam mencegah stunting sejak dini.

Dalam sambutannya, Bupati Amri menekankan bahwa generasi muda memiliki peran sentral dalam membentuk masa depan Kolaka. Ia menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa agar mulai membangun kesadaran akan pentingnya gizi, gaya hidup sehat, dan perencanaan masa depan sebagai langkah preventif terhadap stunting.

“Hari ini saya tidak hanya melihat sekumpulan siswa, tetapi wajah masa depan Kabupaten Kolaka. Di hadapan saya ada calon-calon pemimpin, pengusaha, guru, dan profesional yang akan membangun daerah ini,” ujar Amri.

Lebih lanjut, Amri menyoroti kondisi stunting di Kolaka yang masih berada di angka 23,8% berdasarkan data SSGI tahun 2023. Ia menyebut bahwa angka tersebut bukan hanya sekadar statistik, tetapi menjadi peringatan serius mengenai potensi sumber daya manusia yang terancam.

Untuk itu, Bupati Amri mengajak para remaja untuk melakukan tiga bentuk investasi penting demi masa depan mereka:

1. Investasi Gizi: Menjaga asupan makanan bergizi seimbang dan mencegah anemia, khususnya bagi remaja putri, agar kelak bisa melahirkan generasi yang sehat.

2. Investasi Gaya Hidup: Menjauhi rokok, narkoba, dan pergaulan bebas, serta mengisi waktu dengan aktivitas positif dan olahraga.

3. Investasi Perencanaan Masa Depan: Tidak menikah di usia dini, menyelesaikan pendidikan, dan membangun kemandirian demi terciptanya keluarga yang berkualitas.

Amri juga menegaskan bahwa Pemkab Kolaka terus berupaya menurunkan angka stunting melalui program Rembuk Stunting dan pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang bekerja hingga pelosok desa.

“Semua ini kami lakukan untuk menyiapkan ekosistem terbaik bagi kalian untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, sehat, dan berdaya saing,” tutupnya. (sal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

;