MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) ambil bagian dalam Seleksi Bintang Vokalis dan Pop Religi LASQI Fest 2026 yang digelar di Kota Kendari. Ajang ini menjadi wadah pencarian sekaligus seleksi talenta terbaik daerah untuk mewakili Sultra pada kompetisi tingkat nasional.
Kegiatan yang dipusatkan di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kendari tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Sultra. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sultra, Jumat (6/11/2026).
Ketua DPW LASQI Sultra, Hj. Masyhura Ilah Ladamay, mengatakan LASQI Fest merupakan agenda berjenjang yang dilaksanakan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menghimpun dan menyeleksi talenta-talenta terbaik, khususnya dalam seni vokal religi, untuk mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
“Tujuannya adalah menghimpun dan menyeleksi suara-suara indah dari Sulawesi Tenggara untuk menuju ke tingkat nasional,” ungkap Masyhura saat ditemui media ini.
Ia menjelaskan, pelaksanaan LASQI Fest tahun ini diikuti 13 kabupaten/kota. Sementara beberapa daerah lainnya belum dapat berpartisipasi karena menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran.
Meski demikian, penyelenggaraan kegiatan tetap dioptimalkan melalui kerja sama dan pemanfaatan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan sekaligus memperluas ruang pengembangan seni religi di daerah.
Masyhura berharap, melalui seleksi tersebut dapat terjaring peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara pada ajang LASQI tingkat nasional.
Tahun ini, terdapat dua cabang yang diperlombakan, yakni Bintang Vokalis dan Pop Religi. Masing-masing cabang mempertandingkan kategori putra dan putri pada kelompok usia anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Sejumlah daerah, seperti Konawe, Kolaka, dan Kolaka Utara, turut menunjukkan potensi terbaiknya dengan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti seleksi.
Menurut Masyhura, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi gambaran bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi seni religi yang cukup besar dan tersebar di berbagai kabupaten/kota.
“Semua peserta bagus dan memiliki kemampuan. Namun, melalui seleksi ini kita mencari yang terbaik untuk mewakili Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, LASQI Fest 2026 juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpeserta sekaligus memberikan ruang hiburan melalui lantunan lagu-lagu religi.
Sinergi DPW LASQI Sultra bersama LPP RRI Kendari turut menjadi bagian penting dalam mendukung publikasi dan pengembangan seni religi di daerah.
Melalui penyelenggaraan LASQI Fest 2026, diharapkan lahir talenta-talenta potensial yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga membawa pesan-pesan keislaman melalui seni suara serta memperkenalkan kekayaan seni religi Sulawesi Tenggara di panggung nasional. (red)












