Capaian I-ETPD Melonjak, Pemprov Sultra Jadi Narasumber Nasional FGD BI Pusat

MEDIATAMASULTRA.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi, Inovasi dan Tantangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Pusat, Pemprov Sulawesi Tenggara didapuk sebagai narasumber perwakilan pemerintah provinsi se-Indonesia

FGD nasional ini menghadirkan tiga perwakilan daerah dengan salah satu indikator penilaian berupa rekam jejak capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (I-ETPD) di tahun 2025 ini, yakni: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai perwakilan tingkat provinsi, Kabupaten Deli Serdang mewakili tingkat kabupaten, dan Kota Yogyakarta mewakili tingkat kota

Pemilihan Sulawesi Tenggara sebagai narasumber tidak lepas dari lonjakan signifikan kinerjanya dalam I-ETPD, di mana Sultra berhasil naik peringkat dari posisi 27 ke 16 besar nasional. Prestasi ini didukung oleh peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah yang tumbuh positif sebesar 17,55%, dengan nilai total mencapai Rp128 miliar. Meskipun dua item pajak lainnya mencatatkan penurunan akibat kebijakan opsen pajak yang merupakan perubahan dari skema bagi hasil kepada pemerintah Kabupaten/Kota, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka yang diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, Mujahidin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua perangkat daerah yang telah mendukung pelaksanaan digitalisasi penerimaan pajak dan retribusi dan pelayanan publik di Sulawesi Tenggara atas capaian penerapan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah ini:

“Alhamdulillah, P2DD Provinsi Sultra terpilih sebagai perwakilan Provinsi dalam FGD Nasional yang diselenggarakan oleh BI Pusat. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras seluruh pejabat struktural, fungsional, dan staf di lingkungan Bapenda Sultra dalam mendorong transformasi digital di bidang pendapatan daerah,” kata Mujahidin, Kamis (18/9/2025)

Keikutsertaan Sultra dalam forum yang strategis ini merupakan komitmen bapak Gubernur Sulawesi Tenggara dalam mendorong elektronifikasi transaksi daerah yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengelola pendapatan berbasis digital. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!