MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Menjelang hari raya Iduladha 1445 hijriah, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memantau secara langsung Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Kendari sekaligus memastikan kesehatan sapi kurban sebelum dilakukan pemotongan.
Kepala Distanak Sultra, Laode Muh. Rusdin Jaya mengatakan, pihaknya dari tim satgas pangan mengunjungi RPH Kendari guna memastikan bahwa sapi yang di kurban nantinya adalah sapi yang benar-benar sehat.
“Nanti teman-teman yang di UPTD ini akan memastikan kesehatan hewan sebelum dilakukan pemotongan sapi,” kata Rusdin saat diwawancarai awak media, Kamis (13/6).
Dikatakan, kedatangannya satgas pangan sendiri untuk memastikan pelayanan di RPH bisa dilakukan secara maksimal. Kata dia, jangan sampai ada hewan kurban yang datang di RPH untuk disembelih ternyata peralatan dan ketersediaan prasarana tidak mendukung.
“Alhamdulillah hari ini kita datang dan kita melihat RPH ini sudah siap untuk melakukan pelayanan terhadap hewan kurban yang ada di Kota Kendari,” jelasnya.
Rusdin bilang, berdasarkan data yang masuk pada 2023 lalu sapi kurban di RPH kurang lebih 50 ekor. Pihaknya berharap tahun ini ada penambahan.
Lebih lanjut mantan Karo Pembangunan Sultra ini menghimbau, agar melakukan kurban sapi jantan karena berdasarkan ketentuan pihaknya mencegah pemotongan sapi betina produktif.
“Karena itu bisa terjadinya penurunan populasi kalau semakin banyak sapi betina produktif yang dipotong,” terangnya.
Sementara itu, Kepala UPTD RPH Kendari, Sudirman menyampaikan, setiap harinya pihaknya melakukan pemotongan sapi kurang lebih 20 ekor dan menjelang hari Iduladha sendiri sama.
“Kecuali idulfitri ada peningkatan. Dan di RPH ini dari mulai masuknya ternak kita harus melihat dulu surat pengantar dari desa, kalau tidak ada kita tolak. Karena begitu masuk di kandang penampungan sore para dokter hewan langsung melakukan pemeriksaan,” tandasnya. (**)












