BerandaDaerah

Gubernur ASR Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit di Sultra

×

Gubernur ASR Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit di Sultra

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit di lingkup Pemprov Sultra bertmepat di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit di lingkup Pemprov Sultra bertmepat di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra.

MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit di lingkup Pemprov Sultra. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), dan berlangsung di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Senin (29/12/2025).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Sultra. Turut hadir sebagai narasumber, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, DIPL, S.E., M.Eng., Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Andi Sumangerukka dalam sambutannya menegaskan bahwa menghadapi tuntutan pembangunan daerah yang semakin kompleks, dinamika global, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, pemerintah daerah dituntut memiliki aparatur yang kompeten, adaptif, profesional, berintegritas, dan responsif terhadap perubahan.

“Dalam konteks inilah manajemen talenta ASN menjadi sangat penting. Manajemen talenta bukan sekadar istilah administratif kepegawaian, melainkan bagian penting dari reformasi birokrasi dan penerapan sistem merit yang mengutamakan kompetensi, kinerja, objektivitas, serta kebutuhan organisasi,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan, Pemprov Sultra berkomitmen menjadikan manajemen talenta sebagai bagian integral dari pengelolaan ASN yang profesional dan efektif, guna menjawab berbagai tantangan internal maupun eksternal birokrasi.

Gubernur memaparkan sejumlah tujuan strategis penerapan manajemen talenta. Pertama, mewujudkan tata kelola ASN yang berkualitas dan berintegritas melalui pemetaan talenta yang objektif dan komprehensif, sehingga setiap ASN memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang sesuai kompetensi dan potensinya.

Kedua, meningkatkan kualitas kepemimpinan di lingkungan pemerintahan daerah melalui identifikasi dan pengembangan talenta kepemimpinan secara sistematis, guna menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang siap menghadapi perubahan organisasi dan pembangunan daerah.

Ketiga, memperkuat kapasitas organisasi pemerintah daerah dengan menempatkan talenta terbaik pada posisi strategis agar efektivitas dan efisiensi tata kelola pemerintahan semakin meningkat serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional dan inovatif.

Keempat, mendorong budaya kerja berbasis kinerja, inovasi, dan akuntabilitas. Menurutnya, manajemen talenta akan memacu ASN untuk terus meningkatkan kapabilitas diri, menumbuhkan semangat inovasi, serta berkontribusi maksimal dalam pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.

Gubernur juga menegaskan bahwa pelaksanaan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemprov Sultra harus berlandaskan prinsip pemetaan talenta yang akurat dan berbasis data, pengembangan kompetensi berkelanjutan, pengembangan karier yang transparan, akuntabel, dan adil, serta evaluasi kinerja secara berkala disertai penghargaan objektif bagi ASN berprestasi.

Untuk itu, ia menginstruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sultra sebagai leading sector agar memastikan seluruh tahapan manajemen talenta berjalan sesuai regulasi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan perangkat daerah, serta membangun komitmen bersama seluruh pimpinan perangkat daerah agar sistem merit menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Kepada seluruh ASN, saya berharap manajemen talenta ini dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, menunjukkan kinerja terbaik, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia juga berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi benar-benar meningkatkan pemahaman dan komitmen bersama dalam penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit, sehingga ke depan terwujud ASN Pemprov Sultra yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!