MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima kabar gembira dengan disetujuinya kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Zanuriah mengatakan, bahwa kuota yang telah disetujui sebanyak 7.615 akan segera dibuka dalam waktu dekat ini.
Persetujuan kuota ini dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang bertanggung jawab dalam pengadaan PPPK Guru.
Kepala BKD Sultra, Zanuriah menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya pihaknya telah melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengambil formasi.
“Jadi kami sudah rapat di ruang pola kantor gubernur untuk kesepakatan dengan 17 kabupaten/kota. Dan kami sudah terima kuota sesuai hasil penyampaian ke Menpan-RB,” kata Zanuariah kepada media ini belum lama ini.
Dari total 7.615 kuota yang disetujui, formasi CPNS dan PPPK. Dimana untuk CPNS sebanyak total 1.627 kuota dengan rincian tenaga Kesehatan sebanyak 442 orang, tenaga guru 118 orang dan tenaga teknis sebanyak 1.067 orang .
“Sementara untuk formasi PPPK sebanyak 5.988 kuota dengan rincian tenaga guru 981 orang, tenaga kesehatan: 702 orang dan jabatan teknis sekira 4.305 orang,”paparnya
Zanuriah menambahkan bahwa tahun ini terdapat peningkatan kuota dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini kuota CPNS dan PPPK mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, dimana untuk total kuota keseluruhan CPNS dan PPPK tahun ini sebanyak 7.615,” tuturnya.
Menghadapi pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK, Zanuriah mengimbau kepada calon peserta agar tidak menganggap remeh proses seleksi. Menurutnya, seleksi CPNS dan PPPK bukanlah formalitas belaka, tetapi sangat mementingkan mutu, kualifikasi pendidikan yang sesuai, dan kompetensi para pelamar.
“Harapannya mereka bisa belajar dengan serius, untuk memenuhi passing grade yang telah ditentukan oleh Panitia Seleksi Nasional,” ucapnya.
Dengan disetujuinya kuota ini, diharapkan akan ada peningkatan kualitas pelayanan publik di Sultra. Tenaga kerja baru yang direkrut melalui CPNS dan PPPK diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan bidang teknis lainnya.
Proses seleksi CPNS dan PPPK selalu menjadi tantangan tersendiri bagi calon peserta. Selain harus bersaing dengan ribuan pelamar lainnya, mereka juga harus memenuhi standar kompetensi yang ketat. Namun, kesempatan ini juga membuka peluang besar bagi mereka yang berkompeten dan berkomitmen untuk mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara.
Dengan adanya kuota yang telah disetujui, pemerintah Sultra berharap dapat menjaring tenaga kerja yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pegawai yang direkrut benar-benar siap dan mampu menjalankan tugas dengan baik, demi kemajuan Sultra,” pungkasnya. (**)












