MEDIATAMASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Tahun ini, Pemprov Sultra mengalokasikan anggaran lebih dari Rp5 miliar untuk pembangunan sistem suplai air bersih di Kota Baubau, yang ditargetkan dapat menjangkau hingga 5.000 Kepala Keluarga (KK).
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, menjelaskan bahwa proyek strategis ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan air bersih melalui sistem pengelolaan air minum yang efisien.
“Anggaran pengadaannya mencapai Rp3,5 miliar, ditambah dengan biaya pemasangan sekitar Rp2 miliar. Totalnya lebih dari Rp5 miliar. Ini semua diperuntukkan bagi masyarakat Kota Baubau agar mereka bisa mendapatkan akses air bersih melalui PDAM,” ungkap Efendi saat diwawancarai di kantornya, Kamis (14/8).
Ia menyebutkan, proses pemasangan pipa akan dimulai awal bulan depan karena seluruh peralatan dan pipa yang dibutuhkan telah tersedia di gudang.
“Pipanya sudah siap. Awal bulan depan sudah dimobilisasi ke Baubau. Pengerjaannya sendiri diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar dua bulan karena pengadaannya sudah rampung. Reservoir-nya juga sudah tersedia, tinggal menyambungkan jaringan ke rumah-rumah warga,” jelasnya.
Selain Kota Baubau, Pemprov Sultra juga telah menyelesaikan proyek serupa di Kolaka Utara, yang sebelumnya diresmikan langsung oleh Gubernur Sultra.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan infrastruktur dasar, terutama dalam sektor air bersih yang sangat vital bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. (sal)












